Cerita, Akhirnya Nunik Beli Rumah

Setelah sekian lama tidak nulis, ternyata banyak yang mau diceritakan, mari dimulai dengan cerita “akhirnya nunik beli rumah”

Tepatnya di depan GOR Pakansari, kalo via toll jagorawi bisa keluar di citeureup cibinong atau yang lebih deket keluat toll sirkuit sentul, sekitar 2km sampe deh di perumahan Metro Residence.

Awal tau perumahan ini karena menepati janji untuk menginap di rumah barunya mbak wiwik, ya di Metro Residence ini. Besok paginya karena bangun kesiangan, batal sudah niat untuk lari pagi di sana, diganti dengan melihat-lihat lokasi perumahan, sampe akhirnya setelah bujuk rayu mbak wiwik sekedar mampir, jadi kami ke kantor developer untuk tanya-tanya. Iya, tanya-tanya aja dulu, beli atau tidak itu soal nanti 😆 Continue reading

Advertisements

Dear You

Hai kamu, sedang apa? Namaku nunik, kamu tidak mengenalku

Pertama kali melihatmu di kumpulan foto-foto tahun 2014, pada saat itu aku baru tergabung di satu team kerja baru dan mendapat tugas untuk kurasi foto dari 2014-2016.

Kurasi foto per-acara itu bisa ratusan sampai ribuan, terasa membosankan tapi mendadak menyenangkan ketika menemukan satu sosok yang begitu menggoda mata dan bikin dada berdegup kencang, saat itu langsung berkata dalam hati “i want you for the rest of my life” hal yang tidak pernah aku lakukan sebelumnya ke orang yang,,,,,, jangankan pernah ketemu, kenalpun tidak.

Hari berganti hari, di beberapa kesempatan masih melihatmu. Kamu begitu indah, menggunakan pakaian resmi atau casual, menggunakan kacama hitam atau tidak, kamu tetap indah dan tetap membuat jantung berdegup kencang. Mungkin seperti ini rasanya ketika ngefans dengan seseorang yaa

Sampai pada akhirnya kita bertemu di satu kesempatan, waktu itu tidak ada rencana aku akan bergabung, cukup team saja yang ke sana tapi ketua team-ku mengajak, maka berangkatlah siang itu juga.

Aku tidak bisa menatapmu lama-lama, karena ada pekerjaan yang dilakukan di sana. Tidak sempat juga berfikir untuk sekedar bertanya kepadamu “toiletnya di mana ya?” aku menanyakan itu ke temanmu. Tidak sempat juga kepikiran untuk meninggalkan satu barang, untuk kemudian ditanyakan kepadamu. Pertemuan kita terasa sangat singkat, dibawah dinginnnya kota bogor dan guyuran hujan yang sangat deras. Aaaaah

Setelah itu aku kembali hanya bisa menatapmu melalui foto di sela-sela kegiatanmu. Apakah aku tau siapa namamu? Awalnya tidak dan aku menyesal tidak menanyakan ketika kita bertemu di bogor, tapi Tuhan itu Maha baik, aku mengetahui namamu secara tidak sengaja.

Dear You , ketika kamu membaca tulisan ini suatu saat nanti, ketahuilah kamu orang pertama yang bikin aku jatuh cinta sebelum bertemu bahkan mengenalmu. Aku ingin kamu menjadi pasangan hidupku.

Ada yang bilang bahwa “ Terkadang Tuhan mempertemukan, bukan mempersatukan” dan aku berdoa agar kita dipersatukan.. Semoga

 

di kepala ini, semesta kata berputar tak beraturan, dan kau masih menjadi tema yang selalu ingin kutuliskan – @aksaratua

 

 

 

 

AMIN

 

 

 

 

 

SADARI (Periksa Payudara Sendiri), Begini Caranya

Beberapa waktu lalu saya mengikuti race dalam rangka meningkatkan kesadaran untuk kanker payudara, #JakartaGoesPink2016 dan Skechers #GoPinkRibbon2016.

Sebagai perempuan, saya akui bahwa saya sendiri masih abai dengan hal seperti ini. Tidak tergerak sama sekali untuk periksa payudara sendiri, walaupun sering membaca berita mengenai breast cancer tapi kedua race yang saya ikuti menggerakkan saya untuk mulai periksa payudara sendiri, setiap bulan.

Dan ternyata caranya pun tidak susah, tapi memang sangat butuh kesadaran tinggi, sebelum semuanya terlambat. Flayer ini saya dapatkan ketika mengikuti Skechers #GoPinkRibbon2016.

SADARI, periksa payudara sendiri

Semoga bermanfaat dan semoga kita selalu diberi kesehatan yaa..

Pablo, Japanese Cheese Tart yang Sedang Heitz di Jakarta

Sudah lumayan lama saya membaca (tapi lupa di mana 😆 ) dan mendengar  desas desus kalo salah satu cheese tart yang menjadi jajanan wajib kalo ke Jepang akan membuka gerainya di Indonesia, tepatnya di Gandaria City.

Seperti biasa, mostly hal baru ketika gerai baru buka pasti antriannya mengular. Itu juga pemandangan yang saya lihat sendiri waktu mau ke sushi tei di lantai upper ground. LAAAHHH INI ADA APAAAA kok banyak orang berdiri gtu :lol:. Tanya punya tanya, ternyata antrian Pablo, spontan mbatin ‘ya udah belinya nanti aja kalo udah gak ada antrian. 1-2bulan lagi 😆 Saya belum cukup kuat untuk antri 30 menit sampe 2 jam hanya untuk mencicipi jajanan tersebut dan toh gerainya juga tidak akan kemana-mana 😆

Tapi nasip berkata lain 😆 Senin kemarin (05/12) akhirnya saya bela-belain untuk antri, demi siapa? Demi mas bos tercinta :lol:. Beliau ulang tahun dan pengen Pablo cuma belum kesampaian, maka jadilah.

Sampai depan Pablo itu jam 10 pagi, langsung sumringah melihat antrian yang tidak begitu panjang, di depan saya palingan cuma ada 15-20 orang, lucky me! 😆 Dan saya tidak perlu waktu lama untuk akhirnya membeli 3 loyang Pablo dengan 3 rasa yang berbeda (original, coklat, matcha). Bok, namanya juga buat kantor, kalo satu mana cukup 😆

pablo cheese tart Continue reading

Ketupat Sayur Mandala, Kuliner di Jakarta Selatan

Hampir 2 tahun menetap di daerah mampang, baru kemarin malam akhirnya mencoba salah satu kuliner malam yang sudah lumayan terkenal di Jakarta; Ketupat Sayur Mandala yang berada di mampang prapatan (sebelah kiri jalan sebelum perempatan warung buncit).

Ketupat sayur mandala

Ketupat sayur Mandala atau Lontong sayur Mandala ini setiap malam sangat ramai dengan pembeli, semakin malam semakin ramai, mungkin karena memang warungnya baru tutup sekitar jam 04.00 dini hari. Warungnya sangat sederhana, sekilas seperti warung ketupat sayur biasa yang berada di pinggir jalan mampang prapatan. OIYA, ada yang pernah servis motor di bengkel motor Mandala? Nah, ketika bengkel tutup, ketupat sayur Mandala yang  menggantikan. Pagi bengkel, malam warung makan yang sama2 ramai, kemudian mikir “ini ownernya sama atau beda ya?” 😆

ketupat sayur mandala

Dari beberapa artikel yang saya baca sebelumnya ternyata ketupat sayur Mandala ini sudah buka lebih dari 8 tahun, masih bertahan hingga sekarang dan masih ramai, apa rahasianya? Continue reading

Apakah Blogger Sebuah Profesi?

Kalau mengutip jargonnya bang Enda ‘why not?’

gambar dari sini

gambar dari sini

Mungkin perlu dijelaskan dulu mengenai definisi blogger. Blogger itu merupakan individu yang mempunyai blog. Punya blog berarti kegiatannya adalah menulis. Apa yang ditulis? Itu tergantung si blogger, bisa menjadi semacam diary, bisa menjadi semacam direktori, bisa menjadi semacam pusat informasi, bisa menjadi semacam penyampai opini dsbnya. Dan semua orang yang memilik blog adalah blogger, walopun update blog setahun sekali, yang penting di update

Tidak bisa dihindari bahwa, saya adalah blogger yang lahir dari jaman di mana blogger-blogger itu -pernah- sangat akrab, tulus, rukun dan guyub. Kami bertemu melalui blog, berinteraksi di blog, kemudian menjadi akrab seperti keluarga, bahkan ada yang akhirnya menikah. Tulisan yang kami posting itu beragam, bisa curhat, opini, minta pendapat dsbnya. Dari yang penting sampai tidak penting bahkan hal remeh-temeh pun ditulis :lol:. Komen artikel sudah layaknya obrolan di grup whatsap, rame! Postingan berbalas postingan, serulah pokoknya. Setiap pagi, yang pertama kali dibuka adalah blog atau blog yang dikunjungi sebelumnya, untuk melihat komen apa saja yang sedang berlangsung. Tidak jarang, dari komen yang jumlahnya ratusan itu kemudian menjadi satu artikel baru, begitu seterusnya. Iya, ratusan tapi bukan di blogku pastinya 😆 Continue reading

Membersihkan Wastafel Berkarat ala nunik99

Per Agustus 2016, saya pindah ke rumah kontrakan yang jaraknya tidak jauh dari kos yang sebelumnya, cuma beberapa langkah ke belakang. Sejak 2009 menginjakkan kaki di Jakarta dan ngekos, baru tahun ini memberanikan diri untuk ambil kontrakan. Pertimbangannya cuma satu, saya sudah lelah terkungkung di kamar, yaaaaa walaupun ketika di rumah pun aktivitas masih di kamar juga 😆 tapi setidaknya menempati tempat tinggal yang lebih lapang dan mumpuni.

Bulan Agustus 2016 adalah bulan yang sangat padat dengan kerjaan dan persiapan untuk melepaskan virgin Half Marathon di Bali Marathon 2016. Pergi pagi, pulang malam begitu aja terus sampai akhirnya memaksakan diri untuk pindahan, itu juga belum sempat menata dengan rapih segala sesuatunya. Buat saya yang utama adalah kasur dan tv kabel sudah harus terpasang, lemari dan pakaian sudah rapi plus kamar mandi yang bersih, udah gitu aja dulu, yang lain mah bisa belakangan 😆

Weekend kemarin akhirnya beberes dapur yang memang menjadi priositas kedua, mulai dari mengeluarkan beberapa barang dari kardus dan memasang rak dan gantungan plus beresin wastafel yang karatan. Sejak tinggal di rumah, wastafel itu belum disentuh saking kotornya :lol:, sebelum ditempati sih udah di cat ulang sama bapaknya tapi ya itu mereka melupakan bagian terpenting hunian untuk perempuan :(.

lucuuuu yaaa :lol:

lucuuuu yaaa raknya 😆

Continue reading

Tips untuk Mulai Menabung ala nunik99

Beberapa waktu yang lalu, di twitter saya membaca status seorang temen yang baru saja membeli celengan, untuk diisi dan dibongkar ketika hari ulang tahun, untuk traktir mamanya. Kemudian terbersit ide untuk membagi cara mudah untuk mulai menabung.

Sebelumnya saya sempat menulis mengenai tidak ada alasan untuk tidak menabung dan cara mudah untuk menabung. Tapi mungkin masih terlalu ribet ya, jadi mari dipermudah saja. Hal ini sebenarnya sudah saya lakukan sejak kuliah dan yang tanpa sadar, kebiasaan itu masih terbawa sampai sekarang.

Karena dimulai di jaman kuliah, jadinya waktu itu saya bermodalkan celengan atau wadah apapun yang bisa menampung rupiah demi rupiah dari uang saku yang dikirimkan mami setiap bulannya.

Celengan Uang Kertas.

Jadi begini, saya adalah anak yang sangat boros, sejak jaman kuliah pengennya beli macem-macem dengan harga yang tidak murah. Dengan uang saku pas2an, gimana caranya biar bisa beli? Secara kalau minta, gak bakalan dikasih sama mami 😆 karena kami dikirim ke Jogja hanya untuk menuntut ilmu, segala sesuatu yang berhubungan dengan kebutuhan kuliah gampang banget mintanya, kalau mau belanja2? SUSAH 😆 biasanya saya tunggu beliau datang ke jogja. Cuma namanya juga anak muda dengan hasrat yang menggebu ya,  apalagi kalo udah pengen sesuatu, pokoknya harus dapet gimanapun caranya :lol:. Satu-satunya cara adalah nabung TAPI GIMANA MAU NABUNG KALO DUIT JAJANNYA AJA TERBATAS.

Inilah awalnya saya mulai memaksakan diri. Minimal 1 minggu sekali, saya harus menyisihkan uang jajan seribu atau duaribu, pernah malah sampe sepuluh ribu hehehehe Yanamanya juga jaman segitu yaa, duit seribu duaribu itu macam duit sepuluhribu duapuluh ribu jadi berharga banget  dan saya simpan di kaleng khong guan. (((KALENG KHONG GUAN)))

Hasilnya lumayan tuh buat beli kemeja atau celana jeans baru beberapa bulan kemudian :lol:. Rasanya gimana? Gak usah ditanya 😆 pastinya priceless dan  seneng banget,  bisa beli sesuatu dari hasil tabungan sendiri, dari hasil mengencangkan ikat pinggang. Continue reading