THR Cuma Numpang Lewat (?)

Ada yang bilang kalo THR itu sama seperti gaji, cuma numpang lewat, bedanya selain untuk bayar tagihan kartu kredit dan tagihan lain, juga untuk beli barang-barang yang selama ini diincer πŸ˜†

gambar dari sini

gambar dari sini

THR dikeluarkan pada awalnya untuk menunjang kebutuhan di bulan ramadhan atau hari raya yang biasanya pada naik, tapi untuk sebagian orang mungkin gaji yang diterima sudah mencukupi jadi saatnya berhura-hura dengan duit THR πŸ˜†

Emang salah? SIAPA YANG BILANG SALAH, SIAPA??!!

Tapi begini lhoo adik-adik, sini coba duduk disamping tante, kita coba untuk Β melihat kebelakang sejenak. Coba dipikir, sejak pertama kali terima THR sampe sekarang dan selalu dipake untuk hura-hura, terhitung udah berapa lama? Setahun? lima tahun? 10 tahun?. Masih belum cukup? Nanti malah ndak bisa jalan lho karena kamar/rumahnya kepenuhan barang belanjaan πŸ˜†

Mungkin bisa dipikirkan untuk meningkatkan level hidup satu atau dua anak tangga. Mungkin sudah saatnya untuk mulai ditabung (kalau memang belum punya tabungan), mungkin bisa mulai dipikirkan untuk investasi jangka panjang (untuk yang belum punya). Kenapa? Emang harus gtu? YA GAK HARUS JUGA SIH, TERSERAH KALIAN AJA πŸ˜†

Tapi begini lho adik-adik, coba duduknya lebih deket lagi sama tante sini, kita lihat lebih jauh ke belakang. Selama ini kan kita (((KITA))) banting tulang kerja siang malam, sampe berdarah-darah untuk cari duit, pernah mikir ndak kalau sudah saatnya duit yang banting tulang kerja untuk bikin kita lebih banyak duit.. Atau kalau kita mendadak diberi ketidakmampuan untuk bekerja, terus dapur gimana? Hayooo, pernah mikir ke sana ndak?

Caranya gimana? Ya investasi. Investasi itu banyak macamnya. Dari tas mevvah, bikin usaha, beli emas, reksadana atau saham yang 5 atau 10 atau 20 tahun kedepan akan memberikan kesejahtaraan. Kalau saya setahun ini sudah terjun ke saham sebagai investor, tapi 2-3bulan terakhir sudah mulai coba untuk trading kecil2an.. Lumayanlah udah dapet profit :D. Kelar lebaran mungkin akan masuk ke reksadana & emas. Pengen sih beli tas mevvah cuma kok malah was2, kalo lecet gimana πŸ˜†

Nunik ndak pengen usaha? PENGEN BANGET cuma saya ini bukan mental pengusaha, tapi mental investor, menyumbang dana untuk dikembangkan bareng-bareng. Semoga nanti ada jalannya yaaa AMIN. Mana tau setelah itu malah mentalnya berubah, jadi malah terjun beneran di bagian produksi dsbnya, kan yaaa

Tujuannya simple kok, umur 40 tahun insya Allah mau pensiun kerja kantoran. Pengen beli rumah & mobil cash, Β pengen beli ina inu tanpa harus mikir KOK MAHAL, Β jalan-jalan, beberapa bulan di Sumbawa nemenin mami, penuhin semua kebutuhannya, pengen jadi freelance tanpa harus ketakutan nanti biaya hidup bagaimana. Kalau punya usaha, ya fokus ke usaha tersebut. Cuma itu.

Buat saya sudah cukup hura-huranya, ini berhenti dulu sampai jangka waktu tertentu. Tapi bukan berarti terus nyiksa diri, YA GAK MAU GTU JUGA WONG DIMARI YANG NYARI DUIT MASA GAK BISA HURA-HURA DIKIT πŸ˜†

Segala sesuatu yang dulunya langsung beli, sekarang pikir-pikir dulu, malah buka pos keuangan khusus untuk nabung kalau2 pengen sesuatu, jadi gak mengganggu pos2 keuangan yang lain termasuk untuk investasi. Untuk THR juga begitu, walaupun lagi pengen vibram fivefinger & beli tracker activity (punyaku ilang 😦 ) tapi saya hold dulu, langsung dimasukkan ke rekening mandiri sekuritas untuk dikembangbiakkan sejenak πŸ˜† Toh style jugamasih baik-baik aja tanpa kedua barang tersebut.

Alhamdulillah ini masuk tahun kedua, THR saya numpang lewat tapi bukan untuk bayar cicilan yang membengkak dan hura-hura πŸ˜† melainkan masuk ke rekening sekuritas. Karena THR itu kan bonus, pun tidak ada, tidak mengganggu pos-pos keuangan yang tiap habis gajian diisi.

Saya pengen jadi manusia yang berbeda dalam arti positif, lebih berkualitas lagi hidupnya. Masa iya, dari dulu gtu-gtu aja, kalau memang ada jalan kenapa ndak? Ndak ada kata terlambat, mirip jodohlah, semua ada waktunya πŸ˜†

Jadi gimana adik-adik, THR cuma numpang lewat di mana sekarang? *alakh πŸ˜†

Semoga bermanfaat yaa, silakan untuk dicerna dan dipikirkan mumpung THR masih ada di rekening (((KALO MASIH ADA)) πŸ˜† Karena hidup menurut saya kok sayang yaa kalau cuma dipake untuk hura-hura mulu, beli-beli mulu, tiap akhir bulan kok cemas mulu.

Tapi kembali ke pribadi masing-masing ya, tulisan ini dipersembahkan karena hujan yang mendadak deras jadinya gak bisa nge-Gym πŸ˜†

Advertisements

15 thoughts on “THR Cuma Numpang Lewat (?)

  1. Fandhy says:

    Tahun ini tidak mendapat THR, lha gimana mau dapet THR, kerjanya aja freelance haha
    Yg ada malah ngasih angpau kepada ponakan-ponakan nanti pas lebaran X)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s