Pengalaman Menjadi Pembicara di Ngobrol Cantik Bersama Blogger Perempuan

foto dari sini

maaaaaakk, anakmu jadi pembicara 😆

Beberapa kali ditawarin untuk menjadi pembicara di beberapa acara yang berhubungan dengan social media dan blogger tapi baru ajakan dari mbak Shinta yang saya iyakan. Bukannya apa, kalau diibaratkan dalam project, saya ini pekerja lapangan yang kerjanya ya di lapangan, jadi ketika diajak untuk bicara di depan bawaannya gugup! :lol:. Saya juga belum pernah menyiapkan materi presentasi dsbnya 😆 😆

Kenapa akhirnya menerima ajakan mbak Shinta? Ini karena topiknya “Road to Proffesional Blogger” yang dilihat dari sisi Provetic sebagai salah satu pelaku industri yang kerap kali bekerjasama dengan blogger untuk aktivasi di social media. Menjelaskan kira-kira apa saja kriteria blogger yang akhirnya bisa diajak bekerjasama dengan Provetic atau pelaku industri lain. Karena itu adalah yang saya kerjakan sehari-hari, jadi dengan senang hati membagikan ke teman-teman Blogger Perempuan.

Turut serta mengedukasi teman-teman blogger perempuan adalah salah dua, alasan kenapa saya akhirnya menerima tawaran menjadi pembicara. Saat ini keberadaan blog bisa dibilang setara dengan media mainstream, sebagai media alternative penyampai informasi ke public. Bedanya kalau media menyampaikan fakta dengan lugas  tanpa boleh beropini dan memihak, blog menyampaikan informasi berdasarkan pengalaman dan opini pribadi, dan apa yang dirasakan. Ketika bagus akan dibilang bagus, ketika jelek akan dibilang jelek dsbnya. Apa yang disampaikan juga lebih jujur, dan tidak bisa dipungkiri bahwa selain informasi dari media dan thread, informasi dari teman sendiri menjadi salah satu acuan utama.

Mengapa perlu di edukasi? Ini sebenarnya agenda pribadi, sebagai blogger yang senang dengan banyaknya teman-teman yang sudah mulai ngeblog tapi sedih karena mereka masih latah. Latah karena euforia blog berbayar. Apakah itu salah? Tentu tidak! itu sebabnya kemarin saya dengan senang hati sharing tips dan beberapa kriteria blog yang biasanya diajak bekerjasama. Plus beberapa hal yang sebaiknya diketahui dan dimiliki oleh blogger kalau memang mau terjun menjadi blogger profesional yang akhirnya dilirik dan diajak kerjasama berdasarkan pengalaman yang saya lakukan. Karena ini adalah peluang yang sayang kalau tidak diambil oleh blogger.

Mbak nunik kok belum jadi blogger profesional? Kan blogger lama. Anu, saya penganut mashab bahwa semua itu ada bagiannya dan saya bagian mbayari blogger aja 😆 :lol:. Mengenai hal ini, nanti akan saya tulis berikutnya yaaa

Selain saya, ada 2 pembicara lain, yaitu mas Cumi Lebay mewakili travel blogger dan mas Joko Soemitro mewakili Tokopedia. Suasana siang itu sangat hangat, walaupun awalnya saya deg-degan banget, akhirnya cair juga karena semuanya sangat seru dan antusias sekali. Jadi tau beberapa hal dari seorang Cumi Lebay yang selama ini terlihat selalu cerah ceria dan kenapa akhirnya Tokopedia juga bekerjasama dengan teman-teman blogger

Cumi Lebay, seorang laki-laki biasa dengan kisah hidup yang sangat luar biasa

Cumi Lebay, seorang laki-laki biasa dengan kisah hidup yang sangat luar biasa

Joko Sumitro, anak muda harapan bangsa. mengenal dunia SEO dengan sangat baik

Joko Sumitro, anak muda harapan bangsa. mengenal dunia SEO dengan sangat baik

Konsep ngobrol-ngobrol yang dilakukan mbak Shinta dan teman-teman Blogger Perempuan di #NgobcanBP “Road to Proffesional Blogger” adalah konsep yang saya sukai, sharing. Jadi bukan pembicara tunggal yang berdiri di depan menyampaikan materi, saya belum sanggup mentalnya :lol:. Dengan sharing, obrolan yang terjadi semakin lebih intim dan lebih lepas, tidak ada batasan antara pembicara dan peserta, tukeran ilmunya jadi lebih nyaman dan santai, ini menurut saya ya.

Terima kasih sekali buat mbak Shinta dan team Blogger Perempuan atas ajakannya, banyak sekali hal yang saya dapatkan dari acara kemarin, termasuk sharing dari mas Cumi Lebay dan mas Joko yang kalau saja saya tidak menerima ajakan tersebut, belum tentu akan saya dapatkan. Pas besok tua, jadi bisa cerita ke cucu kalo eyang uti dulu tuh pernah lho jadi pembicara 😆

Terima kasih buat antusiasme dan keramahan teman-teman Blogger Perempuan yang ikutan di #NgobcanBP. Banyak input yang saya dapatkan, semoga silaturahmi akan selalu terjalin erat :*

pesertanya seru banget!

pesertanya seru banget!

karena pembicara juga wajib bawa pulang tentengan :lol:

karena pembicara juga wajib bawa pulang tentengan 😆

Sukses terus untuk Blogger Perempuan Network, wadah bagi blogger terutama blogger perempuan untuk bisa berjejaring dan mengembangkan blognya. Dan semoga acara sharing seperti ini berkelanjutan dan lebih sering lagi berbagi ilmu ya :). Anu, saya siap kalau diajakin lagi /(^0^)/

Semoga apa yang saya sharing kemarin bermanfaat buat teman-teman yang hadir dan semoga blogger Indonesia semakin serius lagi menjadikan blognya kredibel sehingga mempermudah bagi kami pelaku industri ketika akan mengajak kerjasama 🙂

note: semua foto dari @BPerempuan

Advertisements

18 thoughts on “Pengalaman Menjadi Pembicara di Ngobrol Cantik Bersama Blogger Perempuan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s