Tips Waxing Untuk Ibu Hamil

Hari Minggu (30/12) kemarin saya kembali ke Waxtime_ID untuk melakukan pembersihan bagian intimacy.Β Itu artinya 3(tiga) bulan sudah dari terakhir saya waxing di tempat usahanya temen saya, titiw.

waxtime

Saya sempat mikir gini, dulu ketika saya membersihkan dengan cara mencukur, kurang dari 2 minggu bulu-bulu tersebut tumbuh kembali tapi dengan cara waxing atau dicabut, tumbuhnya setelah 3 bulan dan bulu yang tumbuh sedikit halus dari sebelumnya. Tumbuhnya juga tidak gatal dan tidak tajam-tajam :lol:. Yang sering cukur mesti ngerti kan?? πŸ˜† πŸ˜† πŸ˜† Walaupun dikedatangan kedua kemarin masih deg-degan, tapi sudah bisa dipastikan kalau saya bakalan rutin melakukan waxing dan pastinya di waxtime_ID. Lhoo kok gtu? kenapa? sebelumnya sudah saya tulis di sini, dibaca atuh πŸ˜†

Nah, kembali ke paragraf pertama. Saya mengambil perawatan yang sama seperti pertama kali ke waxtime_ID; brazilian wax, under arm wax dan full body massage. Terapisnya juga sama, mbak fitri yang lucu, baik, suaranya lembut dan ramah banget.

Dari hasil ngobrol, ada satu hal yang sepertinya harus saya sharing di blog ini, yaitu waxing untuk ibu hamil. Bagi beberapa teman, mungkin hal ini sudah biasa tapi bagi saya ini baru :lol:.

Jadi ini tips waxing untuk ibu hamil dari mbak fitri

Tapi sebelum masuk ke tips mungkin pertanyaan besarnya adalah, apakah ibu hamil bisa atau boleh waxing? Jawabannya bisa

  • waxing sebaiknya dilakukan ketika kehamilan sudah diatas 4-5 bulan. karena ketika hamil, kulit menjadi lebih sensitif takutnya nanti malah jadi sakit banget dan kulit malah jadi iritasi, apalagi kalau belum pernah waxing.
  • Kalau hamil belum ada 4-5 bulan tapi pengen waxing gimana? Bisa, tapi sebaiknya yang ringan-ringan seperti arm (tangan), legs (kaki) dan massages (pijat).
  • pastikan kalau ibu hamil nyaman dulu dengan suasana salonnya.
  • pastikan kalau ibu hamil mengetahui bahan yang digunakan untuk waxing
  • konsultasikan dengan terapis kalau mempunyai alergi, jadi kalau ada apa-apa bisa dihindari sejak awal
  • jangan takut untuk minta jeda ke terapis dan konsultasikan apa yang dirasakan karena kondisi ibu hamil berbeda dengan perempuan yang tidak hamil. ketika nanti waktunya akan menjadi lebih lama, itu tidak apa-apa karena salon dan terapis yang baik pastinya mengutamakan kenyamanan si ibu. dan ini biasa terjadi untuk pemula.
  • untuk yang sudah sering, boleh melakukan waxing satu atau dua minggu sebelum jadwal melahirkan. Biar bersih gtu hihihi apalagi yang akan melahirkan normal. Dan informasi dari mbak fitri, ternyata banyak juga lho yang perawatan sebelum melahirkan.

Sekian tips untuk ibu hamil dari mbak fitri. Semoga bermanfaat ya πŸ™‚

Advertisements

7 thoughts on “Tips Waxing Untuk Ibu Hamil

  1. mira says:

    Mau nambahin tipsnya mbak. Sebenernya gak cuma buat ibu hamil aja sih, tapi buat yang biasa juga bisa.

    Untuk “sedikit” mengurangi rasa sakit, pas kita lihat terapisnya udah ngambil ancang-ancang mau narik kainnya, kita langsung siap-siap untuk tarik napas juga. Jadi ketika terapis narik kain, secara hampir bersamaan kita juga tarik nafas. Itu lumayan ngebantu ngurangin rasa sakit. Tips ini aku pernah baca di suatu tempat (tapi lupa dimana) dan aku udah coba sendiri pas lagi hamil maupun pas gak hamil. Jadinya memang sedikit lebih nyaman. Walaupun tetep sih agak berasa nyelekit juga kalau brazilian. πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s