Menyusuri Taman Bungkul Surabaya

Taman Bungkul

Siapa sangka kalau taman bungkul ini tidak lepas dari nama seorang tokoh yang sangat berpengaruh dalam penyebaran agama Islam di wilayah Surabaya dan sekitarnya, beliau adalah Ki Ageng Supo yang kemudian mendapat gelar Sunan Bungkul atau Mbah Bungkul

Mengenai Ki Ageng Supo sendiri, merangkum dari informasi yang saya dapatkan merupakan salah satu tokoh islam jaman Majapahit yang ikut menyebarkan islam di Surabaya. Dari beberapa sumber ada yang menyebutkan bahwa Ki Ageng Supo merupakan orang pertama yang menapakkan kaki di Surabaya dan kemudian posisi beliau disejajarkan dengan tokoh perjuangan islam karena perjuangannya ikut membantu Raden Rahmat/ Sunan Ampel dalam syiar Islam di tanah Jawa.

Taman bungkul

Ki Ageng Supo dimakamkan persis dibelakang taman Bungkul, hingga saat ini masih banyak pengunjung yang melakukan ziarah, baik warga lokal maupun mancanegara. Saya tidak masuk ke makam tersebut karena memang menghindari lokasi-lokasi semacam itu (mau bilang penakut aja muter2 nik 😆 )

Saya tiba di taman Bungkul sekitar jam 4 sore, karena itu adalah hari Sabtu, taman Bungkul sudah rame pengunjung. Adek saya bilang, nanti malam akan lebih ramai lagi jadi kalau mau cek sekitar dan foto-foto mending sekarang :lol:.

2015-08-15 16.30.56 taman bungkul

Lokasi yang luas, sejuk dan arena bermain yang mumpuni menjadikan taman Bungkul pas dijadikan tempat untuk menghabiskan sore bersama keluarga. Ada juga skate board dan BMX track untuk menyalurkan hobi ataupun latihan. Tempat duduk sekitar air mancur cocok dijadikan tempat untuk sekedar bertukar cerita bersama sahabat.

tamna bungkul contact@andirapramanta.comtaman bungkul

Pedagang kaki lima, berjajar rapi di pinggir taman yang dengan ramah dan senyum lebar menawarkan barang dagangannya kepada setiap orang yang lewat. Sungguh sangat Indonesia

Mengamati taman Bungkul dari dekat, saya bisa merasakan ada cinta disetiap tumbuhan yang ada, ada peduli disetiap tata letak setiap fasilitas yang ada, mewakili sosok Walikota Surabaya yang terkenal sangat peduli dengan taman dan keindahan kota. Wajar ketika pasca event salah satu brand, ibu Risma marah besar ketika banyak tanaman yang rusak. Saya saja yang baru pertama kali berkunjung dan cuma sebentar tidak akan rela kalau ada yang merusak.

Tidak hanya taman Bungkul, tapi semua taman yang saya lewati tertata apik dan sangat dipikirkan segala sesuatunya untuk kemaslahatan warga dan kota itu sendiri. Seandainya saja semua kota memperhatikan keindahan taman, mungkin suatu saat bisa jadi negara dengan taman terbanyak dan terindah di dunia. Ada Amin?

Advertisements

2 thoughts on “Menyusuri Taman Bungkul Surabaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s