Wisata Air terjun Cibeureum dan Kebun Raya Cibodas

Punya kesibukan yang terkadang sampai menyita weekend tapi butuh refreshing? Ternyata disekitaran Jakarta, banyak tempat yang bisa di explore dalam waktu sehari sajaSalah satunya adalah Taman Bunga Nusantara. Taman yang juga digunakan sebagai kebun percobaan dari sekitar 26 ribu tanaman musiman dari berbagai negara. Taman Bunga Nusantara, selain cocok untuk rekreasi keluarga, cocok juga untuk sekedar escape melepas penat plus refreshing mata dengan melihat bunga warna warni dan hamparan rumput yang hijau.

Salah satu spot di Taman Bunga Nusantara

Salah satu spot di Taman Bunga Nusantara

Butuh liburan yang sedikit berkeringat sambil melihat yang hijau-hijau tapi tetap bisa santai dan jaraknya tidak jauh? Coba deh jalan-jalan ke Kebun Raya Cibodas dan Taman Nasional Cibodas. Hanya berjarak +- 2jam perjalanan dari Jakarta (jika tidak macet).

Beda tempat beda pula kegiatan yang bisa dilakukan. Di Kebun Raya Cibodas kamu bisa menikmati hamparan rumput hijau beserta koleksi tanaman langka yang ada disana. Sekedar tiduran/selonjoran atau baca buku atau hanya sekedar diam dan menghirup udara pegunungan. Di sisi lain, di dalam Kebun Raya Cibodas ada 3 air terjun yang bisa dikunjungi. Ada juga semacam sungai buatan dan di area tersebut sangat pas untuk piknik.

Salah satu hamparan hijau di kebun raya cibodas

Salah satu hamparan hijau di kebun raya cibodas

spot lain yang ada di kawasan kebun raya cibodaas

sungai buatan di kawasan kebun raya cibodaas

Selain menjadi pintu masuk untuk pendakian Gunung Gede Pangrango, ada beberapa pilihan yang bisa dinikmati di area Taman Nasional ini. November 2014 kemarin saya dan riwis mengunjungi air terjun cibeureum dan telaga biru (menuju air terjun cibeureum akan melewati telaga biru). +-2 jam turun naik ke air terjun cibeureum, lumayan bikin berkeringat plus melepaskan kerinduan untuk trekking. Dan kami akan kembali ke Taman Nasional untuk mencoba canopytrail dan (mungkin) air panas 😀

Beberapa tujuan yang bisa dipilih di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Beberapa tujuan yang bisa dipilih di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Berada tidak jauh dari puncak pass. Kalau kamu menggunakan kendaraan pribadi, berikut rutenya via toll: masuk toll jagorawi –> keluar di ciawi –> ambil jurusan puncak. Sampai di Masjid Atta’awun di sebelah kanan (Masjid Atta’awun terkadang juga disebut masjid puncak pass) lanjutkan perjalanan sekitar 6km-an. Perhatikan sebelah kanan, jika sudah sampai factory outlet DSE pelankan laju kendaraan –> belok kanan tepat dipertigaan pagarajen (nanti ada papan nama Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Biasanya ada polisi yang mengatur lalulintas di pertigaan tersebut) –> ikuti jalan sampai ketemu gerbang masuk kawasan, setelah bayar retribusi, ikuti jalan dan akan menemukan lokasi parkir.

Kebun Raya Cibodas dan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango itu tempatnya berdekatan, melewati satu gerbang yang sama menuju parkir. Tapi kalau ingin masuk ke Kebun Raya Cibodas atau Taman Nasional nanti akan melewati pintu yang berbeda dan masing-masing masih harus membayar retribusi lagi.

Retribusi di gerbang pertama kali masuk kawasan Kebun Raya Cibodas dan Taman Nasional Pangrango

  • Mobil : 13.000
  • Per orang: 3.000

Retribusi masuk ke Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

  • Per orang: 14.000

Retribusi masuk ke Kebun raya Cibodas (mobil bisa masuk)

  • Mobil: 16.000
  • Per orang: 9.500

Sedikit tips untuk kamu yang akan mengunjungi Kebun Raya Cibodas dan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango:

  • Berangkatlah lebih pagi. Dengan begitu kamu bisa mengunjungi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dan Kebun Raya Cibodas dalam satu hari dengan santai dan tidak terburu-buru
  • Berangkatlah lebih pagi, selain untuk menghindari macet di puncak, juga untuk menghindari banyaknya orang yang naik ke air terjun cibeureum karena jadinya akan riuh. Dengan begitu kamu bisa menikmati alam bersuara beserta makhluk yang ada disana dalam diam. Heaven!
  • Nikmati secangkir teh hangat setelah turun dari air tejun cibeureum yang ditawarkan beberapa warung yang ada disebrang loket untuk membayar retribusi. Selonjoran sambil menyesap teh manis hangat itu tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata rasanya. Atau kopi kalau kamu pecinta kopi. Sebelum naik saya sudah kepikiran ‘nanti kalau pas turun pengen minum kopi’ tapi ntah kenapa saya malah memilih teh :lol:, lebih tepat aja rasanya.
  • Kalau kamu mempunyai kendaraan pribadi, sebaiknya dibawa karena bisa mblusuk-mblusuk di dalam kebun raya. Walaupun disana juga disediakan tour bis tapi tidak menjangkau beberapa tempat. Mau jalan kaki keliling kebun raya? bisa aja si, tapi bakalan gempor deh 😆 secara luas banget.
  • Piknik bersama keluarga di kebun raya? Jangan lupa sepeda si kecil dibawa dan juga baju ganti
  • Wajib beli tempe dan bayam goreng tepung! Enak banget rasanya. Walaupun fresh karena dibuat di warung-warung tersebut, sebaiknya dicicipi dulu karena beda warung beda rasanya. Dan yang pasti jangan lupa untuk ditawar :).
  • Untuk tempat makan, di kebun raya cibodas maupun taman nasional ada masyarakat yang sekedar membuka lapak makanan dan minuma,  warung ada juga. Tapi karena kami tidak makan disana, jadinya tidak bisa rekomendasi rasa dan harga. Kami keburu kenyang dengan segelas teh hangat dan cemilan ketika di tamana nasional :lo:
  • Just have some fun.. Capek? nikmati.. Riuh? nikmati.. susah dapat parkir? nikmati.. ketemu penjual yang maksa? sabar dan nikmati.. Laper tapi ndak ada makanan yang sesuai selera? Nyemil aja sambil cari makanan di luar kawasan.
Advertisements

13 thoughts on “Wisata Air terjun Cibeureum dan Kebun Raya Cibodas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s