Masakan Khas Sumbawa yang Perlu Kamu Ketahui

Sebelumnya udah cerita bagaimana saya kembali mengenal dan memperkenalkan Sumbawa Besar, tempat saya menghabiskan masa kecil hingga lulus SMA, sekarang pengen share mengenai masakan khasnya. Mostly menggunakan bahan mentah, direbus atau dibakar, jarang ada yang digoreng

1. Plecing Kangkung dan Beberuk

Lebih familiar dengan ayam taliwang? Nah, biasanya di resto-resto ayam taliwang ada menu plecing kangkung dan beberuk. Karena sesungguhnya mereka satu kesatuan. Selain di Sumbawa, plecing kangkung juga bisa dengan mudah ditemukan di Lombok.

Jadi sebenarnya plecing kangkung itu makanan khas Sumbawa atau Lombok? Mana aja boleee :lol:. Secara Sumbawa itu kabupaten & Lombok (Mataram) adalah ibukota provinsi. Satu kesatuan tapi beda pulau.

Plecing kangkung

Plecing kangkung

Bikin plecing kangkung ini sebenarnya gampang, cuma modal kangkung, kecambah dan sambal. Tapi sebenarnya kuncinya itu di sambal. Salah bikin sambal, buyar sudah itu plecing :lol:. Bahan untuk bikin sambal juga sebenarnya gampang, hanya bermodalkan bawang putih & merah, tomat segar, cabe rawit, terasi bakar & jeruk sambal. Biasanya ada kacang goreng yang ditambahkan diatasnya atau dicampur tapi coba ulek kasar kacang bareng sambal, rasanya akan sedikit berbeda.

Ada juga yang ditambahkan kelapa yang sebelumnya udah dibumbuin (seperti urap), ini juga tergantung selera. Nah kalo di Sumbawa, urap itu disebut; pelu’ (beda tipis penyebutannya dengan peluk, tapi tanpa ‘K’)

Yang masih jadi pertanyaan adalah, rasa plecing di Lombok. Yang dijual di pasar tapi yaa. Makannya pake lontong kecil-kecil, waarr biyaasa. Saya pernah nanya sama tante yang tinggal di Lombok kenapa rasanya beda. Tante cuma bilang: mungkin beda tangan yang bikin dek | Okesip.. Bisa jadi juga karena kangkung Lombok itu beda dengan kangkung yang ada. Kangkung Lombok itu gede-gede, semekel gtu :lol:.

Kangkung Lombok

Kangkung Lombok. pict by @vie_kusuma

Kalau beberuk sebenarnya juga tidak jauh berbeda dengan plecing kangkung. Bedanya tidak menggunakan kangkung & kecambah tapi pakai terong ijo/ungu yang kecil & bulat mentah. Dipotong kecil-kecil terus dicampur sambal, jadi deh. Tapi kalo di rumah biasanya terong diganti dengan kacang panjang mentah. Dipotong-potong kecil, campur sambal mentah, whallaaaa

Beberuk

Beberuk

2. Sepat

Sepat terbuat dari mangga muda dicacah, belimbing wuluh, tomat, kemiri, asam, bawang merah, daun aru. Semua bahan ini di ulek kasar kemudian dicampur dengan air matang. Kalau ibu saya masak, biasanya bahan-bahan ini tidak diulek tapi di remas-remas dengan tangan, beda rasa kata beliau. Ditambah dengan terong bakar & ikan bakar. Semua bahan-bahan tadi mentah ya, kecuali bawang merah & kemiri. Ikan bakar bisa diganti dengan lele bakar, lebih enak kalo menurut saya si. Tapi pakai lele yang kecil2 ya & dibakar agak kering biar krenyes2.

Selain terong bakar, sepat ini biasanya ditambahin dengan ‘buah sepat’ (ibu saya yang namain buahnya), tapi saya yakin itu buah ada namanya :lol:. Buahnya itu kecil ijo panjang, dibakar & sedikit berlendir kalau dimakan. Mungkin karena dibakar jadi bagian dalamnya itu semacam matang. Dan lagi-lagi saya lupa foto buah sepat itu :(. Kemarin itu tidak masak sendiri di rumah jadinya bahan tambahan favorit terlupakan. Saya makannya di rumah keluarga, sekalian setor wajah setelah 3 tahun ndak pulang :lol:.

Oiya satu lagi, wajib pake krupuk kulit yaa. Kalo di Sumbawa sebutannya mikong.

Sepat kelapa ikan

Sepat kelapa ikan

3. Pecel Aru

Aru itu sebenarnya nama daun dan saya taunya hanya ada di Sumbawa. Bahan-bahannya: daun aru mentah, kecambah (direndam air panas sebentar), kelapa parut (dibakar dulu), bawang merah bakar, kemiri bakar, cabe (kalo suka). bawang merah, kemiri, cabe diulek kasar kemudian dicampur dengan kelapa. Terus campur kelapa yang sudah dibumbuin tadi dengan daun aru dan kecambah, jadi deh. Biasanya -lagi- kalau dirumah, pecel aru ditambahkan dengan ikan bakar suwir dan tanpa cabe.

Pecel aru

Pecel aru

4. Gecok

Bahan utama gecok adalah jeroan (babat) dan daging. Tapi kadang ada yang babat aja, kadang ada yang daging aja, suka-suka yang jual :lol:. Kalo bahannya saya tidak tau, ibu saya juga tidak tau karena biasanya beli tidak pernah buat. Tapi kalau secara kasat mata, semacam jeroan ditumis dengan kelapa yang sebelumnya dibumbui dan dicampur sedikit wijen hitam dan potongan cabe rawit. Gecok ini biasanya dimakan dengan ketan kuning

Gecok

Gecok

Yang kebetulan mau liburan ke Sumbawa, pastikan nyoba makanan ini ya. Atau kalu ke Sumba, coba tanyain deh apakah masakan ini ada atau bisa minta dibuatkan. Fyi, Sumba dan Sumbawa itu beda pulau.

— semua foto adalah koleksi pribadi dan diambil menggunakan samsung galaxy k zoom

Advertisements

16 thoughts on “Masakan Khas Sumbawa yang Perlu Kamu Ketahui

    • nunik99 says:

      #latereply *dikiratwitter :lol:… bangeeet kak, ini pas nulis aja aku nelen ludah beberapa kali :lol:… aku juga ada rencana mau kesana, explore yang bener2 explore, bukan cuma bobok2an di rumah 😐

  1. Fanny says:

    Semua dah ku coba tidak ada salah satu yg favorit. Karna semua FAVORITE bgt
    Sampe g bisa milih.
    Totang Alas
    Sabalong Samalewa

    • nunik99 says:

      itu mungkin karena sumbawa dan lombok sebenarnya satu provinsi yang dipisahkan sama laut mas hehehehe jadi untuk makanan khasnya ada yang sama. saya ndak tau banyak soalnya, yang saya tau sejak kecil di sumbawa, plecing kangkung merupakan salah satu makanan khasnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s