Tips Ketika Menggunakan Taksi

Maraknya kejahatan ketika menggunakan taksi, sempat mengurungkan niat saya untuk menggunakan taksi ke Balai Sarwono menghadiri #BhagaMeLika. Tapi karena pertimbangan parkir yang bakalan ribet dan sedikit jauh sedangkan saya pake heels yang lumayan tinggi, jadilah saya memberanikan diri untuk pake taksi.

Berangkat menggunakan taksi Blue bird SAR 2896, driver pak muhamad nomer identitas 00135640. Jujur selama di taksi saya sudah paranoid duluan, tapi segera saya tepis pikiran itu,  daripada paranoid ga karuan lebih baik saya waspada. Awal saya menanyakan kepada driver rute yang akan ditempuh dan saya setuju lewat antasari. Setelah itu saya tweet & mention @Bluebirdgroup nomer taksi, nama driver dan nomer identitas dan selama perjalanan saya terus menerus mengajak driver ngobrol sambil memperhatikan rute yang saya lewati. Selain untuk menghilangkan rasa takut, dari situ saya mungkin bisa membaca gelagat tidak baik seandainya driver tersebut punya maksud buruk. Alhamdulillah tidak terjadi apa-apa.

Dari Balai Sarwono, saya dan geng OdosMov pindah ke food court kemang, karena mereka datangnya kemaleman dan makanan sudah habis 😆 . Sekitar jam 11.30pm saya memutuskan untuk pake taksi ke kantor untuk ambil mobil. Kenapa ga minta dianter anak-anak? Karena pertimbangan saya arah kita berlawanan dan tidak sadar kalo itu sudah malam banget 😐

Akhirnya nyetop taksi disekitaran kemang. Taksi Express  DSA 8558 , driver; risno. Lagi-lagi saya mengulangi hal yang sama, menanyakan rute yang akan diambil driver menuju kantor, tweet dan mention ke @Express_Group nomer taksi dan nama driver (no identitasnya ga kelihatan). Dan lagi, selama perjalanan saya ngajak driver ngobrol. Alhamdulillah sampai dengan selamat. Napak di kantor dengan kaki lemes, selama perjalanan saya beneran ketakutan.

Iya, saya tau bahwa oknum yang menggunakan taksi blue bird dan taksi express sangat mempengaruhi saya sebagai konsumen untuk naik taksi, mungkin hal ini juga terjadi ke konsumen yang lain, semoga blue bird dan express sudah mengambil langkah-langkah untuk menjamin keamanan penumpang dan memberikan rasa nyaman.

Anyway di Boomeeco sudah dijabarkan beberapa tips ketika menggunakan taksi, semoga tambahan tips dari saya bisa dijadikan sebagai langkah pencegahan dan semoga kita terjauhkan dari kejahatan di taksi.

  • Usahakan untuk pesan taksi via operator
  • Ketika harus cegat taksi di jalan, JANGAN langsung naik. Perhatikan bahwa taksi tersebut punya nomer lambung taksi, nomer plat dan pastikan ada kartu identitas di dashboard. Sedikit lebih repot, kamu bisa telp ke operator untuk memastikan bahwa taksi, nomer taksi, dan pengemudi adalah benar milik perusahaan taksi tersebut dan terdaftar.  Dengan kata-kata halus, harusnya supir taksi ga kesel karena kita ga langsung naik. Pun ga jadi naik, kita bisa kasih semacam uang tunggu. Menunjukkan kalo kita juga menghargai sudah ditunggu tapi ga jadi naik. Udah menggunakan kata-kata halus, sudah kasih uang tunggu tapi drivernya ngomel-ngomel? Ya sudah, biarkan aja.
  • Pastikan baterai kamu ada dan pulsa kamu cukup untuk melakukan telepon
  • Selalu tanya rute yang akan diambil oleh driver, jangan takut untuk meminta driver mengikuti rute yang kamu inginkan. Kalo dari awal driver ngeyel, lebih baik turun dan cari taksi lain. Kecuali alternatif rute yang diajukan itu masuk akal. Karena supir taksi lama biasanya paham rute alternatif. TAPI INGAT kalo kamu ga tau dengan rute itu lebih baik tetap dengan rute awal yang mungkin akan macet. Lakukan hal ini ketika taksi belum jalan, karena akan lebih gampang untuk kita keluar. Caranya, tinggalkan satu kaki diluar *eerrgghh . Ya maksudnya kedua kaki jangan masuk ke dalam mobil terlebih dahulu.
  • Jangan lupa kabari teman terdekat, siapapun itu via messaging. Kalo kamu social media junkies, posting!!
  • JANGAN fokus sama gadget, fokuslah ke rute yang diambil
  • Selalu perhatikan gerak-gerik driver. Caranya? Ajak ngobrol. Pertanyaan semacam ‘udah lama bawa taksi pak?’; ‘sebelumnya kerja dimana?’; ‘keluarga ada dimana?’; ‘kenapa milih narik taksi & ninggalin kerjaan lama?’ dll dll.. Percayalah dari jawaban yang diberikan driver, akan ketahuan kalo driver tersebut orang baik-baik atau punya maksud buruk
  • Selalu positif thingking. Karena apa yang kita pikirkan adalah sebagian dari doa. Takut? PASTI, tapi berusaha berpikiran bahwa semuanya akan baik-bak aja, supirnya orang baik, taksi yang saya naiki adalah taksi resmi perush A, B atau C. Susah? HARUS DICOBA. Karena aura positif dan negatif itu menular. Takutnya nanti aja dibuang di lokasi tujuan 😆
  • Jangan pernah naik taksi sendirian diatas jam 09.00 malam. Terpaksa? Lakukan point-point diatas. Lebih baik pesan via operator.
  • JANGAN pernah lengah. Ah masih jam pagi, ah masih siang, ah masih sore, ah masih jam 6/7/8pm. Percayalah kejahatan itu bisa datang kapan saja
  • Hal diatas berlaku juga ketika kamu naik taksi berdua atau bertiga dengan teman. Walopun kejahatan taksi lebih banyak terjadi kalau naik sendirian, tapi sudah seharusnya kita waspada.

Menulis ini saya juga masih deg-degan, ,mengingat kebodohan saya yang ga nyadar kalo dari kemang itu jam 11.30pm. Rempong dan berlebihan? IYA, GPP.. karena terlalu banyak kejahatan yang terjadi dan itu di lingkaran saya (teman dekat teman saya). Dan saya akan melakukan hal-hal diatas demi keamanan saya pribadi dan sangat bersedia untuk rempong 🙂

Semoga tips diatas bisa dijadikan masukan dan semoga oknum-oknum yang menggunakan taksi untuk kejahatan diberikan keberkahan, dibukakan hatinya dan dimaafkan kesalahannya. Dihukum? Pasti! Tapi biarlah itu menjadi kerjaan pihak-pihak yang berwenang, ga perlu ikutan mengotori hati. Tapi kalo harus, HAJAR 😀

Advertisements

2 thoughts on “Tips Ketika Menggunakan Taksi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s