Ketika Saya Mengubah Pola Hidup

Sebulan sudah saya mulai ngeGym, sebulan sudah saya mulai mengurangi kopi dan mengganti dengan lebih banyak air putih dan teh pahit, sebulan sudah saya mulai masak sendiri makan siang di kantor. Fyi, bulan mei kemarin saya buka puasa kopi 2kali hihihi, semoga bulan ini bisa full ga ngopi.

Bicara masak sendiri, karena saya sudah mulai mengatur pola makan dan pola hidup. Untuk makan siang biasanya beli, dan terkadang terlalu berminyak, terlalu asin atau terlalu banyak bumbu. Jadi saya memutuskan untuk masak sendiri dengan masakan yang simple pastinya.

Googling? Baru sekali, itu juga gara-gara pengen masak tumis ikan hahaha, biasanya hanya bermodalkan bawang putih, bawang bombay, lada dan sedikit penyedap rasa plus gula. Jangan tanya rasa, karena saya juga dalam tahap mengurangi konsumsi garam. Pun pake penyedap rasa biasanya itu ga banyak, cuma biar tidak terlalu hambar aja, tapi tetep aja hambar hahaha.

Minyak? Saya masih pake minyak yang dipake pada umumnya. Maksudnya bukan olive oil ato coconut oil atao canola oil gtu-gtu, tapi segera akan menuju kehatimu kesana, ini lagi cari-cari info minyak mana yang paling cocok untuk saya konsumsi sehari-hari.

Kenapa ditumis? Ga mentah aja? Bukannya harusnya kalo mau hidup sehat itu lebih baik yang mentah? Nah ini, idealnya hidup sehat setiap orang itu berbeda IMHO. Kalo saya sekarang ini belum bisa makan sayur yang mentah, kecuali selada, tomat, timun, kemangi, kubis ya ^^. Sementara masih ditumis & pake minyak tapi minim banget cuma biar bawang putih & bawang bombaynya mateng aja. Kedepannya pengen sehari-hari itu sayurnya dikukus aja gtu, harusnya bisa sih ya. Intinya lagi memperbanyak sayur dan memperbanyak bergerak :D.

Food Combining? Nah kalo soal ini udah pernah dijelasin sama mas manager salah satu band di jogja yang udah lebih dulu menerapkan food combining. Tapi saya ndak tau apakah yang saya lakukan ini masuk sebagai food combining atau tidak 😐 . Sarapan buah, kalo bosen biskuit 😆 tapi lebih banyak buah si sebulanan ini. Dulu waktu masih ngopi, minum kopi diatas jam 12 siang, sebelumnya air putih aja. Lebih banyak sayuran daripada nasi :lol:. Tapi makin kesini saya hanya minum air putih, sesekali teh/wedang uwuh/green tea latte. Sarapan tetap buah, makan siang lebih banyak sayur, malam kalo laper ya makan tapi sebelum jam 7. Itu juga makan yang ringan-ringan kaya kripik-kripikan roti gandum.

Mengatur pola hidup bukan berarti tidak bisa makan enak dan bersenang-senang lho, TETAP BISSSSAAA 😆 tapi sekarang sudah jarang. Sebulan sekali atau sebulan dua kali, kalo saya ya. Karena saya juga ga mau ga menikmati makanan enak hahahaha. Begitu halnya dengan kopi, saya masih bisa kok minum kopi kalo lagi nongkrong dengan teman-teman. Yang total dihentikan itu minum kopi kalo dikantor.

Ini dia penampakan makan siang yang saya masak sendiri di kantor hihihi. Dan saya ga bosen lho makan mengulang menu ini setiap minggu atau setiap hari hahahaha

tumblr_inline_n4fpz6QuNg1sdkwy5

Pertama kali masak tempe pake bumbu instant untuk tempa dan hasilnya ASIIIIIIIINNN 😆

tumblr_inline_n4qrlbIx9Y1sdkwy5kentangnya ga dikupas? emangnya harus dikupas? 😀

tumblr_inline_n5jp8zMhkU1sdkwy5Ini tempenya digoreng tanpa bumbu apa2, mie-nya juga pake bumbu mie instant tanpa tambahan bumbu lain

tumblr_inline_n5yoavvtne1sdkwy5sambel goreng tempenya pake sambel terasi instant. Cuma ditambahin bawang putih, bawang merah &  cabe keriting. Tumis sayurnya ga pake garam hihihi

photo 2-2

menu hari ini (04/06), tumis tuna pedas. Campur campur aja udah bawang putih dan lain-lain 😆

Gara-gara ini juga, jadi bikin Tumblr khusus buat masakan yang saya masak sendiri hihihi. Maen – maen kesini ya ^^.

Jadi sebenarnya ini dalam rangka diet? Awalnya iya, tapi akhirnya mindset itu saya ubah. Saya pengen sehat, dan biasanya denga mengatur pola makan dan pola hidup, berat badan akan turun dengan sendirinya. Kalo sekarang sih gym fokus untuk ngecilin paha sama lengan 😆

Eh punya resep simple yang laen ga? Share donk

Advertisements

7 thoughts on “Ketika Saya Mengubah Pola Hidup

  1. shandra syailendra says:

    waaahhh bagus nunik, semoga lancar hidup sehatnya. saranku hindari process food kayak mie instan, terasi instant, atau bumbu masak kemasan instant, actually garam ga perlu dikurangi, tinggal ganti aja pake himalayan rock salt, ga mahal jg kok, banyak yg jual online. hidup sehat ga melulu harus raw, hanya jgn overcooked aja yang penting

    • nunik99 says:

      waa thank you ya shand,,, akan mengikuti saranmu, semoga dalam waktu deket bisa yaaa ^^ .. kalo garam harus dikurangiiiin 😆 kan aku darah tinggi, program lama yang dihidupkan kembali *alakh hihihi

  2. ydh says:

    kalau mau yang sehat, jangan pakai goreng2an/minyak mbak nyunyik. coba browsing menu pepes, deh. selama punya magic jar, gampang itu. tinggal modal cari daun pisang (banyak di pasar/mall) atau kalau ga nemu bisa diganti dengan alumunium foil dan makanan yang mau dipepes. bisa ikan2an atau ayam.

    • nunik99 says:

      Iya maaas, ini lagi menuju kesana juga hihihi.. eh nuwun yaa, itu ide aluminium foil, ga kepikiran di aku.. walopun daun pisang banyak sik disini 😆

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s