Berkunjung ke Kantor Management Garuda Indonesia

Bisa berkunjung ke kantor management salah satu maskapai ternama di Indonesia itu merupakan kesempatan yang jarang ada, apalagi dengan kesibukan sehari-hari yang sangat membabi buta *abaikan.

Berlokasi di sekitaran Cengkareng, sebenarnya kantor Management Garuda Indonesia ini gampang dijangkau asalkan tau jalan :lol:. Kalo udah keburu masuk kawasan bandara, langsung aja ke arah terminal 2 terus tanya arah M1. Tapi kemarin itu arah M1 ditutup, jadinya agak muter. Ambil arah Jakarta, ikuti jalan sampai lihat semacam kubangan danau disebelah kiri, lewatin dikit & belok kiri arah lingkar utara (kalo ga salah) nanti ada petunjuknya kok. Ikuti jalan aja, sampe ketemu pintu masuk bandara dari belakang, nanti gedungnya sebelah kiri warna orange & ada logo Garuda Indonesia.

Sampai di lokasi, saya & stefii disambut sama mas ganteng nan ramah namanya adhi yang ternyata juga menunggu kedatangan beberapa teman media untuk menyerahkan berkas. Oiya mas adhi ini adalah public relation di Garuda Indonesia.

Berkas untuk apa? Nah ini. Tanggal 29 Mei 2014, Garuda Indonesia akan launching rute Jakarta – Amsterdam, mengundang beberapa media termasuk atasan saya; Iwan Setyawan, Garuda Indonesia akan terbang ke negara yang terkenal sebagai kota dengan destinasi sejarah dan alam yang sangat menarik di Eropa. Dan kemarin saya menyerahkan berkas-berkas untuk keberangkatan beliau ke Amsterdam.

Di amsterdam ternyata ada kroket juga lho (kroketten), ada juga pancake yang katanya endeeuus; bisa ditemui di Berenstraat 38 atau kalo kamu penggemar seafood bisa menemukan seafood paling segar di Spuistraat 247. Bicara makanan/jajanan Amsterdam juga dikenal dengan kehidupan malam yang bebas. Red Light District dan ganja adalah salah satu ‘jajanan malam’ yang dilegalkan disana. Ada juga Escape di Rembrandtplein yang merupakan klab malam terbesar dan paling heitz.

Tapi kalau saya ditanya, pengen ngapain kalo ke Amsterdam? jawaban saya yang pertama pasti SEPEDAAN! :lol:. Pengen banget keliling kota pake sepeda. Selain itu saya pengen mengunjungi beberapa museum seperti Van Gogh Museum yang berisi karya van gogh (konon paling banyak didunia), Stedelijk Museum di Museumplein yang berisi +- 100ribu lukisan Monet, Picasso, dan Chagall dll. NUNIK PENGEN KE AMSTERDAM YA ALLAH (usap muka). Sama satu lagi ‘Kanal’. Kawasan yang lumayan terkenal di Amsterdam. Dibangun pada abad ke-17, dikelilingi perumahan mewah. NUNIK PENGEN KE AMSTERDAM BIAR BISA FOTO-FOTO DISANA YA ALLAH (usap muka)

kemudian ga konsen nulis 😐

Sebelum pulang, saya diajak keliling-keliling sama mas Adhi. Walaupun ga sampe ke atas tapi belum lama saya disana rasanya ga pengen balik ke kantor :lol:. Mas adhi cerita kalau kantor Management Garuda Indonesia itu dibangun sejak 2008 dengan mengusung konsep Go Green dan pakai arsitek lokal lho. Tidak menggunakan penerangan kecuali malam hari. Semua ruangan full jendela kaca, jadi penerangan menggunakan cahaya matahari. Kalau malam bisa lihat pesawat yang wira-wiri. NUNIK PENGEN KERJA DI GARUDA INDONESIA YA ALLAH (usap muka).

Mari kita mulaiken

 Pertama kali masuk ke kawasan Management Garuda Indonesia kita akan melihat logo ini1

Pintu masuk

Dari parkiran mobil menuju pintu masuk, kita disambut sama air mancur yang menari seakan tidak peduli dengan teriknya siang itu. Jadi pengen mandi ga sik 😐

2

Walaupun di luar udara sangat terik tapi pas masuk ke dalam udaranya sejuk banget. Sayang saya lupa untuk foto penampakan di lobi & ruangan tempat kami ngobrol yang posisinya ada di sebelah kanan pintu masuk. Tujuan pertama adalah taman di tengah bangunan (di kiri & kanan). Kata mas adhi, tempat itu paling ramai pas bulan puasa, pada duduk-duduk dsana nunggu bedug buka. Kenapa tidak ada kursi? Biar rehatnya ga lama-lama 😆

3

Taman sebelah kanan

photo 1

taman sebelah kiri

Dari taman kami lanjut ke arah pintu belakang. Sebelumnya disana ada semacam ruang tunggu. Biasanya awak media atau tamu yang lain nunggu disana, ruangannya cukup besar dan ada auditorium juga untuk acara-acara. Bagian belakang kantor ini dipenuhi sama berbagai macam tanaman dan ternyata pihak Garuda Indonesia mengembangbiakkan tanaman sendiri lho. Bibitnya disemai disatu tempat khusus, jadi mereka ga pernah beli tanaman untuk mengganti tanaman yang sudah tua, sama persis seperti yang dilakukan oleh Taman Bunga Nusantara. Selain itu juga ada sekitar 1000 lahan biopori dan akan bertambah lagi.

4

 Penampakan bagian belakang. Coba perhatiin deh, dibelakang pagar yang onoh udah hanggar pesawat

Dari situ kita muter lewat belakang, sekalian lewatin masjid yang tidak berpintu, semua terbuka & menggunakan AC tanpa listrik (baca: angin cepoy cepoy 😆 ). DIlihatin juga beberapa lokasi biopori. Satu yang bikin pengen kerja disini seneng tuh, disediakan shutlle bus untuk para karyawan, ada di beberapa check point yang mana saya lupa dimana aja lokasinya *nunduk

bus

Naek shuttle busnya disini, nanti dipanggil pake toa gtu kalo busnya udah dateng… yang gandul yang gandul.. grogol grogol neng *abaikan 

photo 1 (2)

salah satu lokasi biopori yang nantinya akan terus bertambah

Siang-siang pake wedges diajak jalan kaki ya baru ini 😆 .. Lanjut bagian sebelah kiri luar. Disana gagah berdiri Douglas DC-3 Seulawah, pesawat perdana Garuda Indonesia, sumbangan rakyat Aceh. Sekitara DC-3 ada bike cafe, tempat singgah para karyawan seusai sepedaan. Dan sepedaan ini rutin dilaksanakan setiap hari rabu. Ada juga sport station yang mana kita bisa maen tennis, fitness dll (((KITA))).

4

DC-3 Seulawah.. Kalo diperhatiin, gedung dibelakangnya itu sport station

Udah panas-panasan, kami masuk ke dalam (bagian bawah), pusatnya activity non-office. Ada kantin, alfamart, KANTOR POS, bank, employee service centre. One stop living kalo istilahnya para marketing perumahan/apartemen. Jelas sekali bahwa mereka sangat memikirkan semuanya hingga hal-hal yang detil sekalipun.

kantin

Makan siang dengan pemandangan seger seperti ini, ditemani suara air mancur tuh surga banget yaa

market

posagak burem soalnya ga bawa asus zenfone petugasnya pada jumatan, jadi ruangan ditutup & lampu dimatikan

employee

fasilitas ini juga untuk para pensiunan Garuda mengurus hal-hal yang dirasa perlu untuk diurus (semoga ga salah)

Sudah lihat-lihat fasilitas yang ada di kantor Management, kita naik tangga ke atas. Kirain mau ketemu dengan bpk Emirsyah Satar ternyata kunjungan saya & steffi berakhir sampai disitu *sedih *nunikbukansiapa-siapa *nunikhanyabutirandebu *ditapuk :lol:. Sebelum pamit, saya sempat berhenti di pojok Gratifikasi. Tempat barang-barang gratifikasi dipamerkan, ada jam tangan swiss army, tag heur, tas braun buffle, ipod, pulen dll dll.

photo 3 (3)

Terima kasih banyak atas jamuan dan tour the office-nya, semoga next launching rute Garuda Indonesia yang lain bisa ajak-ajak blogger yaa /(^0^)/, rute jakarta-amsterdam-london mungkin? AMIINNN :lol:.

Advertisements

2 thoughts on “Berkunjung ke Kantor Management Garuda Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s