#ODOSnobar @JalananMovie

BlTzVd-CMAAE-b_foto dari tweet @sosronegoro

Jumat (11/04)  akhirnya ada kesempatan juga ngumpul-ngumpul sama anak2 @ODOSMov dengan formasi yang lumayan lengkap. Nonton @jalananMovie, Documenter yang mengangkat kisah hidup musisi jalanan Jakarta.

Yang ada dipikiran saya sebelum nonton adalah, ini sutradaranya keren. Ikut masuk ke dalam kehidupan Boni, Titi dan Ho, ga dipalakin apa sama preman-preman, kameranya pernah dicuri/dirampas ga, kameranya pernah dirusak ga? 😐 .. Oke abaikan

Pertama kali yang muncul adalah Boni, kalimatnya yang sampai sekarang masih melekat adalah “hidup Ga susah2 amat”. Tinggal dibawah kolong jembatan dengan sang istri lebih dari 10 tahun. Sempat menggelitik saya ketika Boni dan kawan2nya meninggikan ‘rumah’ mereka biar kalo pas banjir ga langsung hanyut semua2anya, walaupun kalo debit air tinggi ga bakalan ngaruh juga 😆 . Apa yang menggelitik? Mereka beli beberapa sak semen dan cat, dan jadilah ‘rumah’ itu bangunan semi permanen. Di lahan yang bukan punya mereka (?)

Beda Boni, beda Ho. Semboyan hidupnya “hidup itu cinta, cintailah Hidup.. Gw cinta Indonesia, tapi ga tau deh Indonesia Cinta sama gw atau tidak” .. Dari 3 pemeran @JalananMovie Ho adalah karakter  yang paling kritis dalam mengeluarkan pendapat, lagu yang dibawakan setiap ngamen adalah lagu yang diciptakan sendiri dengan lirik agak arogan 😆 tapi itu yang dirasakan Ho sebagai masyarakat Indonesia. Ho menurut saya mewakili orang2 jalanan yang ada dipikiran saya selama ini, cuek, struggle, ceplas ceplos, sarat dengan sex bebas. Tapi yang bikin saya salut adalah ketika Ho jatuh cinta kepada Nurlela, janda beranak tiga.. Awalnya saya pikir biar kebutuhan jasmani tercukupi dgn gratis aja, tapi ternyata Ho tulus sayang ke Nurlela dan anak2nya.. Keberanian Ho untuk berkomitmen dan bertanggung jawab membuat saya salut. Gimana bisa orang seperti Ho bisa stay sama satu perempuan *teuteupkepo hahahaha

Titi buat saya merupakan sosok perempuan yang kuat, tegar. Ibu dari 3 orang anak yang jadi tulang punggung untuk membiayai orang tuanya dikampung, anak2nya dan suaminya (sebelum akhirnya mereka bercerai). Di film ini, ga ada kesedihan yang ter-capture ketika titi pegang gitar, ga ada lelah. Selalu senyum, gembira. Ya walaupun saya yakin bahwa banyak sekali hal yang dipikirkan. Salut karena titi masih punya pikiran untuk sekolah dan akhirnya ikut program paket C “biar kata ibu2, belajar jalan terus ya”  \m/.. Yang masih bikin saya penasaran, Titi selama ngamen sampe malem pernah mengalami sexual abuse ga ya? aah semoga saja tidak pernah.

Nonton film yang berdurasi 107menit seperti dengerin 3 orang teman yang bercerita mengenai kehidupannya. Sepertinya saya ada disamping mereka, bukan didepan layar. Jujur, apa adanya. Jadi sedikit lebih tau sisi lain kehidupan mereka yang seperti saya bilang diatas, mewakili kehidupan musisi jalanan di jakarta. Sedikit banyak menepis pikiran mengenai ‘gaya hidup’ musisi jalanan di jakarta.

Banyak pelajaran yang saya ambil dari film ini. Berkaca bahwa saya masih lebih beruntung daripada mereka, masih mau mengeluh? Masih berpikir bahwa apa yang sudah didapat selama ini kurang? Kapan akan mempertebal rasa syukur?

Semangat hidup yang sangat luar biasa, semangat untuk tidak menyerah dengan keadaan walaupun sebenarnya mereka rapuh dan ingin menyerah, tidak hanya patut untuk dijadikan inspirasi tapi juga dijadikan penyemangat bahwa hidup itu ga susah2 amat kok.. Hidup itu ya cinta, cintailah hidup.

Dari temen yang kebetulan kenal dengan Boni, jadi tau kalo sampe sekarang Boni masih tinggal di kolong jembatan dengan keluarga dan teman2nya, masih ngamen. Ho juga masih ngamen dan tinggal di rumah kontrakan. Titi beralih profesi sebagai tukang ojek online di seputaran Blok M.

Wajib nonton nih @JalananMovie .. Film Indonesia untuk Indonesia, tanpa casting tanpa script, semuanya natural sesuai yang mereka jalani sehari-hari ^^ .. Baru ditayangin di tiga tempat di jakarta: di XXI Plaza Senayan, XXI Blok M Square & Blitz Grand Indonesia.. Kemarin baca tweet temen kalo diperpanjang dua hari, berarti masih ada kesempatan sampai besok, buruan yaa.. Semoga bertengger lama di bioskopnya..

 

Bk85_tkCMAEVfEf#ODOSnobar dipertemukan oleh ‘Jalanan’ foto by @dbrahmantyo

 

photo-7ini titi weekend kemarin (13/04) di @america bareng @ariemacca.. Cantik yaaa  (foto by macca)

photo-6Ini Ho, terlihat lebih tua dan masih gimbal ^^ (foto by macca)

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s