Dulu, ketika SMU

Baca artikel ini beberapa hari yang lalu, membawa ingatan kembali ke sebuah SMU di Sumbawa Besar – NTB. SMUN 1 Sumbawa Besar, tempat saya menghabiskan 3 tahun untuk menimba ilmu, lepas saya menuntut ilmu di SMPN 1 Sumbawa Besar.  Iya, saya menghabiskan masa kecil saya di sumbawa sebelum akhirnya melanjutkan kuliah di kota pelajar, Yogyakarta.

gb1

Sumbawa Besar merupakan kabupaten yang terpisah +-6jam dari provinsinya, Mataram. Kota yang tidak terlalu besar dan tidak membutuhkan waktu lama untuk berkeliling.

Waktu SMU saya bukan individu yang menonjol. Dalam artian, saya tidak masuk di jajaran anak pintar, kemampuan saya biasa-biasa aja walapun saya masuk kelas IPA. Saya juga tidak terlalu banyak mengikuti kegiatan olahraga, kegiatan extra kurikuler juga tidak banyak ikutan, tidak punya kebisaan yang yang bisa dibanggakan. Iya, saya anak yang biasa-biasa aja 🙂

Sangat menikmati masa dimana rasa cinta pertama kali muncul. Menyukai seorang laki-laki tinggi, putih, punya senyum yang manis, humoris. Kami pacaran, tapi tidak lama karena waktu SMU saya memang tidak diperbolehkan pacaran sama Alm. Bapak ^^.. Tidak kepikiran sama sekali untuk backstreet, jadi hubungan itu cuma bertahan +-2bulan.

Sangat menikmati, saat-saat saya menarik tali BH teman perempuan saya setiap upacara bendera hahahahha.. Jadinya setiap upacara, biasanya saya dipaksa untuk berdiri paling depan :lol:. Tapi bukan nunik namanya kalo ga nyari cara, saya sering pura-pura telat masuk ke lapangan biar bisa berdiri di belakang :lol:.

Banyak cerita, banyak drama, banyak intrik yang semuanya menghias masa-masa SMU saya, sebelum akhirnya bapak saya meninggal 1 minggu sebelum EBTA/EBTANAS (kalo sekarang sebutannya UN). Saat itu merupakan titik terbawah di kehidupan saya. Tidak bisa mikir, boro-boro belajar buat ngadepin ujian hihihihi.

Ada cerita lucu ketika saya mengikuti ujian, waktu itu saya tertidur dikelas. Iya tidur beneran :lol:. Sampe akhirnya saya dilaporkan ke Kepala Sekolah. Tau kepala sekolah saya bilang apa ke pengawas saya? “biarin aja dia tidur, jangan dibangunkan” :lol:.. Kepala Sekolah saya itu kenal baik dengan Alm. Bapak, jadi yaa semacam ada dispensasi, malah saya ditawarin untuk ikutan ujian susulan, tapi saya menolak. Lebih enak bareng teman-teman karena saya bisa nanyain jawaban dari soal-soal yang ga bisa saya jawab :lol:..

Demikian sedikit cerita mengenai saya di SMU, gimana dengan masa SMU kamu?

Advertisements

6 thoughts on “Dulu, ketika SMU

  1. kurniairiawan says:

    SMA hasil ebtanas ku Matematika : 2, Kimia : 3, Fisika : 4, Biologi : 5, satu2nya yg tinggi hanya bahasa inggris 8,6
    Tp yah namanya juga cuman ebtanas nilai ga ngaruh, yg ngaruh pas umptn haha..

  2. cK says:

    masa SMA itu paling seru sih. jadi OSIS, ikut jambore, belajar main poker dan chapsa, nyeludupin nasi goreng pas pelajaran, ninggalin buku di laci, sampai jadi PMR dan ngurusin temen-temen yang kesurupan. XD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s