Pro dan Kontra MLM

Sempat membaca artikel ini yang mengeluhkan mengenai sistem MLM.. Gara2 mengikuti salah satu MLM, pertemanan pun jadi renggang bahkan (mungkin) putus.

Saya juga mengalami hal yang sama, dihubungi sama beberapa teman yang juga ikutan MLM untuk jadi anggota. Pas kebetulan mau beli produknya aja, malah ditawarin jadi anggota. Sempat membuat saya terganggu dan mbatin, duh kok temen-temenku gini ya? Aku sedih. Setiap ngobrol, yang dominan adalah promo produknya, ngegosip jadi lebih sedikit *lah :lol:. Malah sempat menghindar setiap diajak ketemuan, karena ga mau di prospek mulu hihihihi.

Tapi makin kesini kok saya malah merasa bersalah, kok kayanya jahat yaa.. Disatu sisi apa yang dilakukan teman-teman saya dan para pelaku MLM itu adalah bagian dari usaha mereka untuk mendapatkan penghasilan. Tapi disatu sisi, cara mereka itu mengganggu (yang saya alami pada waktu itu ya). Aku kudu piye 😦

Baru-baru ini juga dihubungi sama teman kuliah yang di daerah, kebetulan dia lagi di jakarta & ngajak ketemuan untuk bicarain bisnis. Naaah, mulai negatif ini pikiran, jangan2 MLM lagi daaan benar juga 😆 . Lama kami ngobrol di telp, karena kebetulan waktu kami yang tidak pas untuk bertemu. Tebak, ternyata cara dia beda, beda banget ketika cerita mengenai MLM yang dia ikuti. Kami malah banyak ngobrol mengenai kabar masing-masing, kerjaan dan gosip lainnya. Sampe ketika dia mulai menceritakan mengenai MLM yang dia ikuti, ntah kenapa saya jadi khusuk mendengarkan, mungkin cara penyampaiannya yang berbeda dan tidak memaksa. Malah saya yang minta dia cerita banyak mengenai produknya, sistemnya dsbnya. Sampe teman saya bilang gini, aku telp kamu bukan mau bicarain produk mulu ya nik, ndak capek apa kamu dengerin aku cerita? Bukannya kamu paling anti MLM?  Nanti kita cari waktu lagi kalo kamu tertarik yaa, tadi itu aku cerita biar kamu tau aja kalo sekarang aku ikutan MLM ini.. Sekarang kita bergosip ajalah, kangen ini 😆

Teman saya juga cerita kalo sejak dia ikutan MLM, dia banyak dijauhi sama teman-temannya dan itu bikin sedih. Tapi ga bisa disalahkan juga, karena mind set orang-orang sudah terbentuk, kata teman saya. Tapi anaknya memang ulet, pantang menyerah & tau cara mendekati orang-orang yang dirasa cocok untuk di prospek. Dari MLM ini penghasilan dia lumayan, ekonomi membaik. Dijalanin aja nik, aku ya ndak ngoyo untuk dapat penghasilan atau bonus besar, yang sekarang ini aku dapat itu bonus dari kerja keras. Alhamdulillah teman-teman yang kemarin jauhin aku, jadi udah biasa lagi.

foto featured dari sini

Dari kejadian ini, kalau boleh saya mengambil kesimpulan bahwa sebenarnya kalo disampaikan dengan cara yang berbeda, teman sendiri tidak akan terganggu, pengen tau lebih banyak dan bisa jadi malah mau jadi anggota (^0^) .. Mungkin lebih di explore lagi bagaimana memprospek teman sendiri apalagi teman dekat, strategy-nya atau pendekatannya dirubah atau dibikin normal seperti biasanya aja biar pertemanan jalan, bisnis jalan namanya juga cari duit kan.

Oiya, saya ga ada masalah dengan postingan teman-teman MLM di semua kanal media social ya :). Ntah kenapa saya menikmati. Memperhatikan cara mereka posting itu kadang bisa narik benang merah, bagaimana cara mereka menyerap training yang diberikan ^^.. Lagian mana tau ada produk-produk yang bermanfaat.. Saya lebih concern ke cara mereka memprospek teman-teman dan orang-orang terdekat.

Aaah jadi kangen teman-teman yang sempat saya jauhi kemarin, mereka apa kabar ya?

 

karena sesungguhnya teman itu adalah aset, maka manfaatkanlah dengan sebaik2nya dengan tidak merusak pertemanan itu sendiri, kalau kamu tidak ingin dimasukkan kedalam golongan merugi ^^

 

Advertisements

3 thoughts on “Pro dan Kontra MLM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s