Cerita Seruni

Membaca artikel ini saya jadi inget satu cerita

 

Adalah seorang wanita, sebut saja seruni. Wanita muda dengan kepintaran melebihi anak muda yang seumuran dengannya. Seruni tidak mau menyebut dirinya sebagai penulis namun tulisannya sudah pernah dimuat di beberapa majalah, sebut saja Latitudes, Jakarta Globe, dan National Geographic Traveler.

Ntah bermula dari mana akhirnya obrolan kami akhirnya sampai di “aku pengen punya anak mba tapi tidak mau punya suami. Ayah anak aku harus pintar dan bibit bobot bebetnya harus jelas” . untuk saya statement seruni jujur sedikit bikin merinding. Seruni itu cantik, pintar, supel dengan seabrek kelebihannya berkata seperti itu.

Obrolan terus mengalir dan akhirnya saya tau alasan kenapa seruni berstatement seperti itu. Seruni bukan tipe wanita penganut free sex , trauma masa kecil yang mengakibatkan dia sampai sekarang tidak merubah statement yang satu itu. Dan sebagai teman saya mendukung apapun yang menjadi keputusan seruni, karena saya tidak mempunyai hak untuk melarang2, hanya ketika kami berdiskusi saya memberikan pandangan saya. Selanjutnya terserah seruni 🙂

Menikah bagi sebagian orang di masa sekarang bukanlah hal yang terpenting lagi jika melihat kasus seruni dan beberapa kasus teman2 yang serupa namun sedikit berbeda. Dan itu tentu saja kembali ke masing-masing individu. Bagaimana dengan moral atau norma? Aah saya belum cukup mumpuni untuk bicara mengenai moral ataupun norma, hanya membuat menjadi simple “lakukan apa yang kamu yakini dan kamu anggap itu baik untuk kamu” .. Pro dan Kontra itu selalu ada, just follow your heart.

Tapi kalau saya ditanya, saya tetap memilih menikah dan pastinya memiliki anak dari orang yang akan saya sebut sebagai suami. Bukan karena orang tua saya itu kolot atau saya kolot apapun, tapi karena itu jalan yang saya pilih untuk ke depannya.

Ketika kamu sudah menetapkan jalan hidup, berarti kamu sudah siap dengan segala konsekwensinya. Baik dari pihak keluarga, teman, masyarakat ataupun konsekwensi untuk diri sendiri -itu menurut saya-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s