kamar 430

disinilah aku malam ini, diruangan yang asing.. Belum ada beberapa jam kakiku menginjak kota metropolitan, setelah beberapa hari yang lalu pergi meninggalkan hingar bingar dengan segala kekacauannya..

bukan mauku untuk berada di ruangan ini .. Setelah sebelumnya sempat berdebat ringan melalui handphone dengan seseorang diujung sana yang aku panggil “mas”

-tidak butuh tempat seperti ini hanya untuk relax, toh kemarin aku sudah cukup banyak waktu untuk relax & me time- … -bisa kesalon langganan dekat rumah, kalau hanya ingin massage- … -bisa delivery order, kalau ingin makan-

-jangan bantah, semua sudah mas atur.. kamu tinggal kesana, temui pak irwan di receptionist- … -mas perjalanan ke china seminggu-

dan pembicaraan berakhir …

dia – mas … seseorang yang selalu mengetahui apa kemauanku, selalu bisa membaca intonasi bahasaku

dia – mas … seseorang yang tidak pernah aku ketahui dimana persis keberadaannya. berpindah dari satu negara ke negara lain

dia – mas … seseorang yang selalu menghujani dengan segala macam fasilitas kelas satu

Sebagus apapun kamar di hotel ini, tetap saja aku sendiri..

–belajar fiksi–

Advertisements

2 thoughts on “kamar 430

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s