The Journey “kepulauan seribu”

Baru lihat beberapa foto perjalanan minggu lalu.. perjalanan yang awalnya ke kilauan, Lampung berubah arah ke salah satu pulau di kepulauan seribu karena beberapa teman yang sediany ikut, membatalkan niatnya untuk bergabung dan jika dipaksakan biaya yang kami keluarkan akan membengkak..

Saya baru pertama kali ikutan ke pulau ini karena sebenarnya saya tidak begitu suka pantai, cepet bikin gosong nyahahahha, tapi  saya pikir sekali2 seru juga ikutan *eeerg sbnrnya ga tega juga sih sama temen saya yang udah ngrayu2 gtu biar saya ikut *dihajarr 😆 .. menantang diri sendiri untuk berani menggosong 😀

Seru banget perjalanan saat itu dan saya benar2 menikmati, apalagi pas snorkeling.. udah kram, udah panik karena bulu babi bertebaran dimana2, udah tergores karang, udah minum air laut lewat hidung, semuanya beneran amazing dan worth it dengan menggosongnya kulit saya hihihihi.. disana kami tidur di tenda, tidak ada kamar dengan tempat tidur yang nyaman, tidak ada listrik.. satu lagi pengalaman baru buat saya yang tidak bisa lepas dari gadget.. tidak ada listrik berarti tidak ada tempat untuk cash hp, itu berarti harus irit batre mana tau ada apa2 jadi bisa ngabarin orang terdekat..

Semacam menghilangkan diri dari peradaban, hanya saya, laut dan teman2 .. teman pun bukan teman main sehari2  tapi teman kuliah saya 1orang (itu juga baru 3kali ketemu setelah pertemuan kami setahun yang lalu), yang 5orang itu temen SMU-nya temen saya..

Tidak ada dokumentasi karena saya bener2 pengen menghilang, terlalu banyak pikiran dikepala dan saya ingin sejenak rehat dari semuanya.. pengen pengalaman ini hanya saya dan mereka yang tau, tapi setelah lihat foto yang upload daim, jadi pengen menyimpan cerita ini disni.. 3 foto dibawah juga diambil dari album fotonya.

Dear friend, thank you for asking me for that journey.. Meaning a lot

#HEAVEN itu adalah Pulau Perak 16-17 july 2011

here we are,,,,,

tendanya ituuu tuuu yg ijo di belakang

cahaya dari blitz kamera,,

********

malam ini milik kita, bercumbu dengan kencangnya angin malam

menatap kerlip lampu pulau disebrang sana

bergelut dengan pikiran masing2, dengan aku yang masih belum bisa menebak apa sebenarnya yang ada dalam pikiranku sendiri

semua bercampur menjadi satu, untuk merajut menjadi satu puisi indahpun tak bisa

hanya satu kalimat yang terbersit “aku percaya, tanganMU yang menuntunku menuju malam ini  dan malam2 selanjutnya”

dan aku percaya akan keajaibanMU

*perak island – sesaat sebelum senja berganti malam

Advertisements

2 thoughts on “The Journey “kepulauan seribu”

    • nyanyian munchkin says:

      kemarin sih kita berenam, masing2 400rb. include semuanya.. temneku yang sering kesana bilang, harusnya bisa lebih murah lagi. tapi karena saya baru pertama kali ksana, hanya bisa angguk2 aja 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s