kupu – kupu baja

Melalui Indonesia Mengajar, kita mengajak putra-putri terbaik di republik ini, generasi baru yang terdidik, berprestasi dan memiliki semangat juang untuk menjadi Guru SD selama 1 tahun di pelosok Indonesia.

Indonesia Mengajar adalah sebuah ikhtiar untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Indonesia Mengajar tidak berpretensi untuk menyelesaikan seluruh persoalan pendidikan di Indonesia. Indonesia Mengajar meyakini bahwa hadirnya putra-putri terbaik Indonesia sebagai guru mendorong peningkatan kualitas pendidikan kita.

Indonesia Mengajar yakin bahwa pendidikan adalah sebuah gerakan. Pendidikan bukan sekedar program yang dijalankan pemerintah, sekolah dan para guru. Pendidikan adalah gerakan mencerdaskan bangsa yang harus melibatkan semua orang. Ini semua didasarkan pada keyakinan kita bahwa mendidik adalah tugas setiap orang terdidik.

Indonesia Mengajar menempatkan sarjana-sarjana terbaik di pelosok negeri. Kehadiran mereka disana untuk mengajar, mendidik, menginspirasi dan menjadi jembatan bagi masyarakat desa-desa dengan pusat-pusat kemajuan. Di pelosok negeri itu, para Pengajar Muda akan memiliki kawan baru, rumah baru, dan keluarga baru. Desa-desa itu akan selalu menjadi bagian dari diri mereka. Begitu juga sebaliknya, para Pengajar Muda itu akan meninggalkan ilmu, inspirasi dan kenangan di masyarakat desa di pelosok negeri. Tanda pahala para Pengajar Muda itu akan membekas di setiap prestasi anak-anak dan di setiap kemajuan di desa-desa. Indonesia Mengajar yakin bahwa itu semua adalah rajutan erat yang akan menguatkan tenun kebangsaan kita.

Indonesia Mengajar yakin bahwa “Setahun Mengajar, Seumur Hidup Menginspirasi”

– Anies Baswedan – indonesiamengajar.org

Salah satu warga ngerumpi, teman, sahabat, adik kita merupakan satu dari sekian ribu pendaftar yang telah lolos seleksi untuk menjadi bagian dari program tersebut. Setelah sebelumnya selama 2 bulan mengikuti  pembekalan  dibogor. Selama dua bulan para calon pengajar muda diberi bekal untuk mereka bawa ke daerah2 yang telah ditentukan, boleh pegang hp hanya hari minggu, sempat juga dilatih di rindam jaya (kalo ndak salah hihihi) selama 3 hari, dibawah tekanan dan teriakan para lelaki berpakaian loreng *mulee lost pokus 😆

Dia adalah chiil a.k.a Matilda Narulita a.k.a mamat .   Pastinya masih inget, sebelumnya mamat dengan teman-teman dari Komunitas jendela juga mempunyai program membangun perpustakaan untuk anak di Shelter Merapi Gondang 1 Cangkringan. Artikelnya pernah di sharing juga disini Jendela Cangkringan : Meretas Masa Depan Lewat Buku dan kegiatan itu hingga sekarang masih berjalan.  Lengkapnya mengenai kegiatan itu bisa dibaca di web komunitas jendela komunitasjendela.wordpress.com .

Bangga dan terharu, itu mungkin yang bisa saya katakan mewakili  teman2  dari seorang mamat. Pribadi yang sangat rendah hati, baik, cepat tanggap, suka membantu dan concern terhadap pendidikan.  Mengikuti tahapan untuk bisa terpilih menjadi salah satu pengajar muda, saya yakin tidak mudah dan mamat telah melewatinya. Mempunyai tekad dan mental yang luar biasa besar untuk mengikuti program ini, adalah sesuatu yang tidak dipunyai oleh banyak orang.

Selama setahun kedepan dimulai kamis 16 juni 2001, mamat dan pengajar2 muda lain akan berangkat memulai tugas mereka. Mamat sendiri akan ditempatkan di salah satu sekolah di Maluku Tenggara Barat. Tepatnya di SDK Lamdesar Barat 1. Perjalanan kesana, sekitar 15.5 jam belum pake molor atau nunggu2, lebih tepatnya : Jakarta – ambon pakai pesawat 3.5jam, ambon – saumlaki pake pesawat perintis 2.5jam, saumlaki – pulau larat pakai kapal ferry 8jam, pulau larat – lamdesar barat pake ojek 1.5jam..

Sempat menanyakan apa sih sebenarnya  yang diharapkan dengan mengikuti program ini, jawaban mamat “mendapatkan pengalaman, Grass root understanding dan bisa konstribusi secara nyata” . Dengan terjun langsung ke lokasi, para pengajar akan mendapatkan banyak pengalaman, merasakan bagaimana menjadi penduduk yang tinggal dipelosok yang minim sarana dan prasarana plus teknologi pastinya, apalagi sinyal hp/internet.. Tidak semua orang bisa dan mau pun saya hihihi, disaat kita sudah termanjakan oleh itu semua. Wong mati lampu 2jam aja hebohnya udah kemana2, sinyal hp/internet mendadak kacrut aja berasa orang paling susah didunia *iyaa toooh 😀 .

Kupu-kupu baja, kalau saya boleh mengibaratkan mamat dan teman-teman pengajar muda yang lainnya.  Indah namun sekuat baja. Proses ketika masih kepompong, didalam pembungkus si ulat perlahan2 berubah menjadi kupu2 adalah proses pertama kali daftar, seleksi , pembekalan hingga saat penutupan. Keluar dari pembungkus dengan telah berwujud kupu2 dengan berbagai gradasi warna indah yang siap terbang mengarungi dunia adalah ketika mereka bakal calon pemimpin2 hebat memulai langkah pertama untuk bertugas.  Bakal calon pemimpin yang  akan terjun melihat dari dekat, dengan mata kepala sendiri penduduk / saudara-saudara kita yang berada jauh dipedalaman  yang tidak terlihat selama ini. Membantu memberikan pendidikan layak yang seharusnya mereka dapatkan sebagai hak mereka menjadi bagian dari kita untuk menjadikan Indonesia lebih baik lagi dari yang sudah baik selama ini.

Mulailah cerita besar-mu dari langkah kecil pertama-mu…

Hari minggu 12 juni 2011, saya dan beberapa teman ngerumpi diundang di farewellnya para pengajar muda di kompleks kemendiknas, bertemu dan berpelukan dengan sosok ini. Aah air mata saya kembali menetes ahihihihi Air mata kebanggaan. Punya teman yang berjiwa mulia seperti mamat.

Selamat bertugas wahai kawan para calon pemimpin hebat, dipundak kalian masa depan generasi muda kelak terletak. Kalian merupakan para role model yang diharapkan bisa membawa bangsa ini menuju perubahan  yang lebih baik, tanggung jawab kalian sangat besar.. Tetap semangad, jangan lupa berdoa, selalu berhati2, doa kami menyertaimu mat dan para para pengajar muda lainnya.

We sure you can do the best,, gonna miss you mamat,,,


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s