menunggu pagi


dari sini

Perjalanan terasa sepi, hanya aku dan nafasku

Melihat semuanya, memahami semuanya. Apa yang ada pada diri sendiri pun pada dirinya dan diri mereka.

Sempat terpikir akan menjadi aku dan nafasmu, namun ternyata hall itu adalah semu adanya. Sesuatu yang menakutkan, namun nyata.

Aku kemana?? Tidak, aku disini. Selalu disini. Menyadari ketidakadaan dirimu yang sebenarnya. Terkadang menyadari kamu ada, sangat. Tapi ketika aku mendapati diriku dalam kesendirian, aku tidak menemukanmu, disampingku. Bahkan disetiap helaan nafasku, yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari raga ini.

Ini bukan hitungan matematika atau hitungan untung rugi dalam bisnis. Mungkin bisa diartikan sebagai ilmu pasti hanya saja lebih dari itu. Kamu bukan hitungan yang jika dijumlah, dikali, dikurangi atau dibagi bisa menghasilkan angka yang aku cari. Kamu adalah virtual. Yang hanya bisa aku rasa, aku raba dalam ketidakpastian.

diantara kicauan burung – pertamina MT. Haryono 05.35

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s