bukan mengenai menang atau kalah

Seandainya kamu tau Cinta bukan pertandingan, cinta juga bukan persaingan.

****

Bukan aku yang ingin tinggal, tapi lelaki kita yang memintaku. Benar dia menerima kedatanganmu, memberikan seluruh waktunya untukmu dengan sering secara sepihak membatalkan semua acara denganku yang sudah direncanakan jauh-jauh hari. Apa aku akhirnya menjauh? Tidak sayang, aku tidak meninggalkannya. Benar aku memberinya kebebasan untuk melakukan apapun denganmu, walaupun dengan begitu  aku harus ada diantara kalian, menyaksikan setiap kemesraan. Tidak perduli  hubungan apa yang kalian jalani saat itu, aku menikmatinya.

Lelaki kita, sangat tampan bukan? Kamu tau kenapa aku membelikan kemeja ini? Karena dia terlihat lebih menggairahkan jika mengenakan kemeja hitam ini dan aku tau kamu pasti sependapat denganku. Karena sebenarnya  kita mempunyai selera yang sama.

Hari ini tepat 40 hari sejak pesta itu. Aku memberikan minuman yang sama seperti yang lelaki kita berikan padamu. Aku memang egois, butuh waktu 40 hari untuk melakukan hal ini. Hanya karena aku ingin mempunyai waktu berdua dengan Lelaki kita sebelum akhirnya diapun meregang nyawa ditanganku. Seperti yang dia lakukan padamu, karena sifatnya yang pengecut tidak berani mengatakan kepadamu bahwa dia lebih memilihku.

Aku tidak pernah mencintai Lelaki kita, buat aku dia hanya alat pemuas nafsu yang tidak mungkin aku dapatkan darimu. Kamu membenciku –sangat-

Aku mencintaimu, sangat mencintaimu sejak pertama kali bertemu.  Hadirmu membuatku nyaman. Merasa menemukan belahan jiwa yang belum aku dapatkan dari siapapun. Cukup lama aku memendam rasa ini dan sekarang,,,,aku bisa menikmati semua keindahan pada dirimu, menyesapi setiap detil tubuhmu tanpa perlu sembunyi-sembunyi dari Lelaki kita karena sepertinya dia mulai mencium ada sesuatu di kamar ini. Kamar tempatmu beristirahat

Ini bukan mengenai menang atau kalah, ini mengenai cinta seorang perempuan kepada kamu yang selalu menganggapku sainganmu

Advertisements

8 thoughts on “bukan mengenai menang atau kalah

  1. titutismail says:

    Ebuseeeettt!

    Kepada kamu yg selalu menganggapku sainganmu….

    Makjleb!

    Padahal saya ndak pernah tuh nganggep dia saingan…

    Wong bukan tentang menang atau kalah…

    *komenyangditujukankedirisendiri*

    Baguuuuusssss!!!!!
    Bahasanya kereeeennn!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s