aku mohon

Hari belum terlalu larut. Jam tangan masih menunjukkan pukul 22.30. Tapi aku sudah lelah, ingin segera keluar dari ruangan tempat aku memburuh demi lembaran rupiah agar bisa menghidupkan kompor kehidupanku sehari2.

“lagi dimana?” tanya suara diseberang sana

“heeiii, aku masih dikantor, ada kerjaan yang harus diemail hari ini”  sambil menyembunyikan keterkejutanku

“ga kesini?” tanyanya lagi

“lhoo emang kamu dirumah?”

“hehehe iya aku dirumah”

Sebenarnya aku tau kamu dirumah, hanya saja tidak menduga kalau kamu akan menghubungiku malam ini. Aku tau  dari salah satu accountmu di jejaring sosial itu. Padatnya jadwal yang sering kali mengharuskanmu berada diluar kota, membuatku sering kehilangan jejak. Hal bodoh jika aku balik bertanya “kok ga bilang2?” , karena aku sudah bisa menduga jawabannya seperti apa.

“kok diam? Belum kelar ya kerjaannya?”

“eeh maaf, ndak aku lagi beberes” jawabku

“jadi, mau kesini kan? Aku kangen”

Senyumku kecil mengembang “iya aku kesana” sembari menekan tombol off pada handphone dan menyambar kunci diatas meja.

Dia, sesosok pria yang aku kenal sudah cukup lama. Hanya saja belum cukup lama untuk aku mengetahui apa isi hati yang sebenarnya. Terkadang aku melihat sayang ditatapan itu ketika aku memergoki sedang menatapku. Terkadang aku sangat bisa merasakan sayang itu ketika tubuh berototnya memelukku erat.  Olah tubuh itu seolah2 mengabarkan ke semua orang kalau aku adalah milikmu.

Pergaulannya yang luas, Kehidupannya yang glamour, berteman baik dengan orang2 kalangan atas, sebut saja selebritis atau pejabat dinegeri ini menjadikan aku seperti debu yang menempel di ujung sepatunya. Kecil dan tidak berarti apa2.

Tapi tidak jika aku didekatnya ”kamu berbeda, jauh berbeda dengan mereka. Jangan pernah lagi membandingkan, mereka bukan siapa2” selalu itu jawaban yang aku terima ketika rasa minder itu menghampiri . dan lagi2 jawaban sama yang aku terima ketika aku bertanya tentang status hubungan ini “aku sayang kamu, kamu itu berbeda” aaaaaaahhh aku tidak puas, bukan itu yang aku harapkan.

Apakah itu juga jawaban yang kamu berikan untuk setiap pertanyaan dari wanita yang kamu inginkan untuk menemani malammu?? Apakah perlakuan yang sama juga kamu berikan untuk perempuan2mu yang lain?? Apakah tatapan yang sama juga kamu berikan untuk mereka??

Sudah cukup, ini harus diakhiri, aku tidak bisa seperti ini terus. Berada di posisi yang serba tidak jelas. Selalu ada disaat kamu ingin, jauh berbeda jika aku membutuhkanmu. Kamu tidak pernah ada. Aku yang selama ini bertahan Hanya karena aku cinta.

Tiba2 kaca mobil diketuk seseorang dan membuyarkan lamunanku. Ternyata lebih dari 30 menit aku terdiam dihalaman rumah ini kataku dalam hati

“kok dimobil aja?? Kenapa ga langsung masuk, aku nungguin dari tadi. Udah lama??” cecarmu  dengan senyum khas yang selalu bisa membuatku memaafkan semua keliaranmu. “aahh ndak kok, aku baru nyampe. Baru mau mau tarik nafas sebentar eehh kamunya nongol” bohongku. “aku kangen” ucapmu sambil mengecup kening dan kepalaku, kemudian memelukku. Pelukan hangat yang membuatku sangat nyaman, berasa permaisurimu dengan tidak lagi memperdulikan sudah berapa banyak jumlah selirmu. Semua pelakuan ini,,,, , lagi2 meluluhkan hatiku. Hati yang 30 menit lalu dan ribuan menit2 sebelumnya bertekat untuk melepaskan diri dari ikatan semu ini.

Aku menyerah -lagi- wahai waktu. Aku terlalu lemah. Aku memang bodoh wahai waktu.”kamu tidak jauh berbeda, layaknya wanita panggilan hanya saja tertutupi dengan jabatan nomor dua diperusahaan itu dan baju kerjamu”. Itu benar, itu benar!!  Tapi aku sangat mencintai lelaki ini, kalaupun hanya dengan cara seperti ini aku bisa memilikinya, aku tidak perduli.  Caci makilah aku sesuka hatimu kalau itu membuatmu senang tapi tolong berhentilah sejenak, saat ini aku ingin lebih lama bersamanya. Biarkan aku menikmati setiap inchi detil tubuhnya untuk kemudian bersama2 menuju puncak kenikmatan. Aku mohon…

Advertisements

16 thoughts on “aku mohon

    • nyanyian munchkin says:

      huwaaaaa mas bejoooo *pelukk *eeehh =)

      durung mas, aku ngrasanya blm je hihihi, tapi matur nuwun njih, sy harus byk belajar lagi :p

      m aciii dah mampir, doaken saya bertandang ke lapak njenengan dlm waktu dekat *lebay hihihihi

  1. Yohanes hans says:

    Hmmmm…… 🙂 🙂 🙂

    sepertinya kok terasa nyata sekali ya 😛

    kalo memang benar ini nyata….

    saya cuma bisa bilang….. 😀

    ” HASRAT ” itu memang dahsyat!!! bisa membunuh manusia terkuat sekalipun 😛 😛 😛

  2. alfakurnia says:

    kayanya bukan fiksi ini…

    tapi sebagai karya yang dianggap fiksi, ini keren. kisah banyak perempuan muda jaman sekarang, terperangkap dalam hubungan tanpa status karena cinta.

  3. wiwid says:

    Non, bagus bgt..lah aku bacanya sambil berkaca kaca, sambil sedikit kena setrum, aku tau bgt perasaan si ce itu coz sedikit banyak dia adalah aku..huaaaaa mewek dah :((

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s