tanggal sembilan sampai sebelas oktober duaribusepuluh

Ditengah kesibukan saya yang seabreg *sok sibuuuuukkk, muleee muleeee* 😀 tiba2 kepikiran ‘oiya yaa saya belum nulis soal pb di jogja kemaren. Tapi yang sekarang pengen saya tulis adalah sisi lain dari itu, karena ada beberapa tulisan yang saya rasa sudah cukup mewakili bagaimana serunya suasana pb jogja kemarin. Tulisan yang saya rasa cukup untuk mewakili adalah Ngerumpi di pesta blogger jogja yang saya rasa sudah cukup dikenal siapa penulisnya. Ngerumpi goes to pb jogja, yang ditulis oleh seorang wanita yang secara diam2 saya kagumi. Satu lagi tulisan wanita Cantik yang selalu bisa buat saya seolah2 berada di dalam situasi dari tulisan yang dibuat. Namanya cukup susah untuk disebut kalo buat saya, tapi orang2 mengenalnya dengan mba dos.

Kembali ke sisi lain. Kedatangan saya ke jogja weekend kemaren punya beberapa tujuan yang buat saya sama2 tujuan utama. Salah satunya pb jogja yang bikin saya girap girap sendiri sejak di Jakarta karena bakalan ketemu dengan temen2 ngerumpi yang belum pernah saya lihat penampakannya plus baby bakso yang akhirnya berhasil saya gendong xixixixi, salah duanya ke rumah bapak di condong catur untuk mengurus surat pindah dari jogja ke Jakarta, salah tiganya ketemuan dengan temen saya untuk sharing soal project baru yang insya allah bakalan saya realisasikan dalam waktu dekat,  dan salah empat lima enam  rahasiaaaaaaaa hihihihihi.

Alhamdulilah ketiga salah salah itu sudah terlaksana dengan sangat baik walaupun tidak sempurna, karena keterbatasan waktu, musibah yang dialami teman saya, urusan di condong catur yang menguras hati karena banyak hal yang benar benar menampar saya dan membuat saya agak mellow malam minggu itu #pengakuan, dan beberapa hal lain.

Bicara soal salah empat lima enam. Pastinya saya pengen semua planning pas dijogja itu berjalan lancar, tapi saya pesimis karena beberapa jam sebelum berangkat ada hal yang bikin saya sempat mikir untuk cancel ke jogja *sumpah! . Heeii bukannya tujuan awal  kamu adalah 3 salah tersebut? Bukannya buat kamu salah empat lima enam itu bonus?  Gimana kamu bisa dapet bonus kalo belum di coba?? Tapi ntar gimana kalo akhirnya,,,,?? Kira2 seperti itu suara2 yang berseliweran dikepala tapi akhirnya saya ambil resiko untuk berangkat & sudah berjanji dalam hati tidak akan menangis kalo bonus itu bukan buat saya *belum rejekimu nak

Dengan membuang semua pikiran negatif , mengusung kata2 jadul ‘let it flow’ *kalo saya pengen ke sana yaa kesana, saya pengen minggir yaa minggir, saya pengen jongkok yaa jongkok, kalaupun pada akhirnya saya pengen nangis yaaa saya akan nangis . Semua saya jalani dengan sangat fun, tanpa beban. Kalo bahasa dahsyatnya kun fayakun – yang terjadi terjadilah.

See what happen?? Finally once again – unpredictable jogja. Saya mendapatkan bonus itu, bonus dari salah empat lima enam. Bonus cuy bonuuuuuussssssss  *syalala la la la du du du aha aha aha dung prêt dung dung. What a wonderfull weekend. Ditambah lagi untuk pengurusan surat pindah ternyata baru bisa dikerjain senin karena hari kerja kantor pemerintahan dijogja sudah mulai 5 hari -senin sampe jumat- dan saya mengantongi ijin cuti 1 hari. Itu artinya ndak perlu kelimpungan nyari tiket balik ke Jakarta untuk minggu malam, soalnya tiket kereta untuk senin malam dijamin masih banyak tejual

Saya bukan orang bijak yang bisa kasih wejangan ini itu, saya sangat masih banyak kurangnya tapi mungkin yang bisa saya sharing dari pengalaman weekend kemaren adalah apapun itu, kalau kamu yakin maka lakukanlah, tapi ingat semua ada resikonya & jangan sekali2 takut untuk mengambil resiko. Jangan pernah takut untuk menangis dan terjatuh walaupun itu berkali kali. Diri kita sendiri sebagai penentu apakah kita mau ambil jalan yang terjal licin berlubang dengan resiko badan lecet remuk redam ketika tiba ditujuan, atau ambil  jalan yang  lurus lancar jaya sampai tujuan. Tapi kalau saya bakalan memilih jalan yang terjal licin berlubang walaupun bakalan lecet remuk redam atau bahkan bikin saya sampai masuk rumah sakit *lhaa tujuan mendadak berubah itu namanya =). Karena buat saya hidup terlalu sayang untuk dinikmati dengan cara yang biasa2 saja, tanpa tantangan sama sekali, tanpa luka, tanpa tangis. Dengan cara yang tidak biasa mata hati saya akan lebih terbuka dan akan banyak pelajaran yang bisa saya ambil karena hidup = belajar.

Tapi kembali lagi itu semua pilihan.

Advertisements

13 thoughts on “tanggal sembilan sampai sebelas oktober duaribusepuluh

  1. Yohanes Hans says:

    Sepertinya hal ini membuat saya semakin yakin bahwa perempuan bernama Nunik Rahmawati selain seorang perempuan manis, juga pekerja yang hebat dan tangguh 🙂

    Namun lebih hebat lagi, dia masih memiliki sisi ke-perempuanan dan ke-mellow-an 😛 😛 😛

  2. Suneo says:

    ooo gitu ya? hemmm.,. tagihan bodyguard-nya blm masuk ya kak? nanti tak kirim nomer rekening saya lewat sms ya kak.,
    di tunggu., kekekeke….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s