jelang pergantian bulan

Jam dinding menunjukkan 23.30, sosok itu belum juga menampakkan keindahannya, pun senyum manis dan gelak tawa itu belum terasa sama sekali oleh indera perabaku. Entah sudah berapa ribu kata terkirim untuknya melalui layanan pesan pendek, namun sosok itu belum juga muncul.

23.45 sebuah pesan masuk “akhirnya dibalas juga, batinku” , dengan senyum mengembang perlahan memencet tombol read messages “selamat tidur kekasih gelapku……*eh* =) =) =) Awas … jangan nengok kebelakang, ada kuntilanak :p :p :p….

Senyum yang sudah terlanjur mengembang itu, layu seketika “bukan dari dia 😦 “ . Apa yang terjadi? kenapa bukan dia yang kirim  message? mengapa lama sekali membalas? dimana dia sekarang?.  Semua pertanyaan tidak penting itu berkecamuk dikepala.

Wahai pemilik suara indah, taukah kamu malam ini aku menunggumu. Menunggu untuk menyambut pergantian September menjadi oktober.  Oktober yang buat seorang aku adalah penting. Tidakkah kau mengingatnya?

00.01  sepertinya tidak


Advertisements

One thought on “jelang pergantian bulan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s