kamu vs jelangkung

kapan sii kamu itu menjadi manusia, ga capek apa dengan wujud jelangkungmu itu, saya yang lihat aja capek – datang sendiri, pulang juga ga nunggu diusir, semua serba tiba-tiba sesuai mood kamu, sesuai dengan kepentingan kamu.

Pagi-pagi ditahun kambing

“hai cii apa kabar?”

“kangen nie sama kamu”

Siang-siang ditahun angsa

“cii maaf yaaa baru bisa kasih kabar , pasalnya aku baru pindah kos & dikos baruku ga ada internet”

 

Pagi-pagi masih ditahun angsa

”duuuhh maaf yaa ciii, aku kemaren sibuk, udah gtu langsung jumatan trs meeting sampe sore”

endebreng endebreng endebreng masih banyak lagi alasan ketidakmunculan kamu yang sebenarnya buat saya really doesn’t make sense – sorry to say but its true. Masih banyak cara untuk tetap dekat walapun kita ada dinegara yang berbeda.

Seperti itu terus, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun hingga para binatang tidak berkenan namanya dijadikan nama tahun xixixixixi

Sampai sekarang sekarang saya sendiri masih belum mengetahui apa maksud dan tujuan wujud jelangkungmu itu. Disetiap kemunculan kata2 kangen & sayang begitu manis terucap, usaha kamu yang sangat gigih meyakinkan bahwa kamu selalu mengingatku disela2 kegiatanmu *muaaccaaaa :D.


Saya menginginkan wujud manusiamu, karena dengan wujud itu saya mengetahui kamu yang sebenarnya. Tidak butuh kata2 manis, tidak butuh kata2 sayang yang berlebihan dari wujud jelangkungmu , saya hanya butuh implementasi dari semua kata2 kamu.

Ga susah kan??? ga donk,,,,,ga aaaahh *muleee ngawur 🙂 🙂

Advertisements

4 thoughts on “kamu vs jelangkung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s